Generasi Z Sulit Punya Rumah? Ini Solusi yang Ditawarkan Danantara

1 day ago 11

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan tantangan kepemilikan rumah saat ini tidak cukup direspons hanya dengan menambah pilihan hunian. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan tantangan kepemilikan rumah saat ini tidak cukup direspons hanya dengan menambah pilihan hunian. Menurut dia, masyarakat, termasuk pembeli rumah pertama dari generasi Z, membutuhkan akses yang lebih mudah untuk membandingkan berbagai alternatif pembiayaan serta memperoleh informasi yang komprehensif sebelum mengambil keputusan.

Rosan mengatakan Danantara Indonesia menghadirkan ekosistem pembelian rumah dalam satu tempat melalui Danantara Housing Expo 2026 yang akan digelar pada 27-30 Agustus di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK. Menurut Rosan, masyarakat, khususnya generasi Z, dapat membandingkan lebih dari 200 ribu pilihan hunian untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun non-MBR.

"Selain itu, terdapat pula kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan pengembang, bank-bank Himbara, dan bank syariah untuk menghitung simulasi pembiayaan," ujar Rosan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Rosan mengatakan Danantara Housing Expo juga menghadirkan beragam alternatif pembiayaan, mulai dari uang muka 1 persen, suku bunga atau margin mulai 2,75 persen, tenor hingga 30 tahun, serta skema angsuran bertahap. Dalam satu tempat, lanjut Rosan, calon pembeli dapat melihat berbagai pilihan hunian sekaligus memperoleh akses ke alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka.

"Rumah-rumah tersebut juga dirancang agar dapat dibeli masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik serta mekanisme pembayaran yang lebih baik," katanya.

Rosan menambahkan pola kerja dan sumber penghasilan generasi muda yang semakin beragam perlu direspons melalui pendekatan yang lebih adaptif. Kolaborasi antara BUMN properti, Himbara, lembaga pembiayaan, dan mitra pengembang diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah melalui proses yang lebih sederhana dan terintegrasi.

"Kolaborasi lintas sektor ini menjadi penting agar masyarakat tidak lagi dihadapkan pada proses yang rumit ketika ingin memulai langkah memiliki rumah pertama," ujar Rosan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |