Jamaah calon haji menaiki bus Shalawat di Syisyah untuk menuju Masjidil Haram, di Makkah, Arab Saudi, Jumat (1/5/2026). Kementerian Haji dan Umrah mengoperasikan sebanyak 452 unit bus Shalawat untuk melayani jamaah calon haji Indonesia di Makkah selama 24 jam penuh mencakup 21 rute dari hotel menuju Masjidil Haram melalui tiga terminal utama Ajyad, Jabal Ka

Oleh: Fernan Rahadi, dari Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID,Jamaah haji Indonesia gelombang pertama terus berdatangan di Makkah sejak pendorongan dari Madinah pada 30 April kemarin. Pada hari pertama terdapat 12 kloter dengan total 4.801 jemaah, sementara hari ini ada 15 kloter dengan jumlah 5.899 jamaah.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengatakan, hari kedua kedatangan jemaah ini akan tersebar di sejumlah sektor. "Jadi nanti ke-10 sektor ini itu akan menerima kedatangan jamaah," kata Ihsan di Kantor Daker Makkah, Jumat (1/1/2026).
Dua dari 15 kloter yang didorong ke Makkah hari ini, sudah tiba di Sektor 1 Makkah yang berada di wilayah Syishah. Kepala Sektor (Kasektor) 1, Iman Romansyah, mengatakan, dua kloter yang sudah sampai hotel adalah kloter 1 dan kloter 2 Embarkasi SUB.
"Masing-masing [kloter] jumlah jemaah haji ada 380 jamaah. Jadi, saat ini sudah tiba adalah 760 jemaah," kata Iman saat ditemui Tim MCH di hotel nomor 101.
Iman mengatakan, jamaah setelah tiba di hotel diminta istirahat terlebih dahulu. Meski jamaah sudah niat ihram dan mengambil miqat di Bir Ali, tapi para jamaah diimbau tidak langsung melaksanakan umrah wajib karena khawatir kecapekan usai melalui perjalanan panjang dari Madinah.
"Sesuai dengan kesepakatan dengan pembinaan markas dan seluruh Ketua Sektor bahwa jamaah haji istirahat dulu, kemudian nanti sekitar jam 10 malam [umrah bagi] kedatangan sore.
Berdasarkan kebijakan PPIH Arab Saudi, jamaah haji yang sampai Makkah sebelum maghrib, maka akan melaksanakan umrah wajib pada pukul 22.00 waktu Arab Saudi. Sementara bagi jamaah yang tiba di atas maghrib, maka akan melakukan umrah wajib pada pagi hari, yaitu pada pukul 10.00 pagi waktu Arab Saudi.
Namun khusus hari Jumat, umrah wajib dilaksanakan lebih pagi. Sebab, transportasi umum menuju Masjidil Haram biasanya ditutup sekitar pukul 10 pagi. Hal ini dikonfirmasi Ihsan Faisal.

4 hours ago
4

















































