Jangan Bikin Investor Takut, Bupati Sleman Tepis Isu Keamanan di Tengah Ramainya Mal yang Dipagar

1 day ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman Harda Kiswaya memastikan kondisi keamanan di Kabupaten Sleman tetap terjaga di tengah ramainya isu pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan, termasuk yang dibangun di Pakuwon Mall Jogja. Menurutnya, pemasangan pagar tersebut merupakan bagian dari program penataan lingkungan yang telah direncanakan manajemen mal. Pagar dibangun untuk memperindah tampilan kawasan mal.

"Tambah asri, tidak ada hal yang lain. Mungkin nanti Bu Vicky (GM Pakuwon Mall Jogja) biar menjelaskan (detailnya)," ujarnya saat dijumpai di Pakuwon Mall Jogja, Senin (3/8/2026).

"Misalnya ini di Pakuwon ya, untuk memperindah. Ini sangat terbuka, sehingga perlu pagar, satu, dari sisi keamanan jadi akan lebih tertib. Kemudian dari sisi pandangan juga akan lebih indah. Nah, itu intinya," katanya menambahkan.

Dalam kesempatan ini, Harda juga menjamin investor yang menanamkan modal di Sleman tidak akan dibebani biaya tambahan di luar ketentuan resmi. Ia mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan sesuai dengan aturan. Tidak ada pungutan di luar pajak dan retribusi resmi dalam proses pelayanan kepada investor.

Apalagi, investasi yang terus masuk, termasuk pengembangan yang dilakukan Pakuwon di Sleman, memberikan kontribusi terhadap roda perekonomian dan berpotensi meningkatkan pendapatan daerah. Karena itu, Pemkab Sleman berkomitmen menjaga kepercayaan para investor termasuk dengan menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif.

"Kami menjamin investasi di Sleman aman dan transparan," ucapnya.

Harda menilai Pakuwon menjadi salah satu pusat perbelanjaan favorit yang berpotensi semakin ramai seiring semakin baiknya konektivitas jalan menuju kawasan tersebut. Keberadaan pusat perbelanjaan itu juga disebut menarik pengunjung dari sejumlah daerah di luar DIY.

Sekali lagi, ia membantah adanya isu lain di balik pembangunan pagar tersebut. Menurut Harda, pemasangan pagar sudah menjadi program manajemen Pakuwon dan pelaksanaannya hanya saja bertepatan dengan munculnya isu serupa di sejumlah daerah.

"Tapi yang isu-isu (yang berkembang -Red) itu tidak benar. Negara kita aman, tidak ada yang perlu dikawal," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |