REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Danantara Investment Management (DIM) kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk menjaring mitra proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Indonesia. Seleksi dibuka bagi perusahaan maupun konsorsium nasional dan internasional yang memiliki kemampuan teknis hingga pendanaan proyek.
Proses prakualifikasi tersebut dilakukan melalui anak usaha DIM, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera). Pembukaan kembali registrasi dilakukan setelah dua putaran prakualifikasi sebelumnya menarik partisipasi perusahaan dari tujuh negara.
Program PSEL mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang menjadi landasan percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Proyek tersebut diarahkan untuk menangani persoalan sampah perkotaan sekaligus menghasilkan energi dari pengolahan sampah.
Dalam seleksi kali ini, DIM dan Denera mencari perusahaan atau anggota konsorsium yang memiliki rekam jejak dalam pengembangan proyek PSEL, engineering, procurement, and construction (EPC), penyediaan teknologi, operations and maintenance (O&M), pembiayaan proyek, serta layanan infrastruktur terkait.
Seleksi akan mempertimbangkan kemampuan teknis, kapasitas pendanaan, pengalaman, serta kemampuan perusahaan menjalankan proyek dalam skala besar.
Direktur Investasi DIM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Denera, Fadli Rahman, mengatakan perluasan DPT dilakukan untuk menambah calon mitra yang dapat dilibatkan dalam pengembangan proyek PSEL.
"Tantangan pengelolaan sampah di Indonesia tidak dapat diselesaikan hanya melalui proyek-proyek individual. Dibutuhkan ekosistem mitra yang kredibel, memiliki teknologi, kapasitas pendanaan, kapabilitas operasional, serta komitmen jangka panjang untuk mengeksekusi proyek dalam skala besar," kata Fadli dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Melalui registrasi DPT, kata Fadli, Danantara memperluas ekosistem tersebut sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha nasional maupun internasional untuk membawa pengalaman dan kapabilitas terbaik mereka ke dalam program PSEL di Indonesia.
"Prioritas kami tetap sama, yaitu kemitraan yang kuat, kapabilitas yang telah terbukti, dan eksekusi yang menghasilkan dampak nyata di lapangan," ujar Fadli.
PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) ditunjuk sebagai Registration and Verification Agent dalam proses registrasi DPT.
Pihak yang berminat dapat menghubungi IIF melalui alamat surat elektronik resmi pendaftaran DPT di [email protected].
Fadli menjelaskan IIF akan menangani proses pendaftaran dan memberikan paket registrasi kepada perusahaan yang berminat mengikuti prakualifikasi. Paket tersebut memuat persyaratan Expression of Interest (EOI), dokumen pendukung yang harus disampaikan, mekanisme penyerahan dokumen, jadwal pelaksanaan, hingga akses virtual data room.
sumber : Antara

18 hours ago
8













































