Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional dan Tol Siap Hadapi Mudik Lebaran 2026

1 hour ago 1

Kendaraan memasuki pintu tol Krian di Legundi Gresik, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026). Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberlakukan diskon tarif tol hingga 30 persen untuk musim mudik Lebaran tahun 2026 salah satunya adalah Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar yang memberikan diskon khusus berlaku dalam tiga periode diantaranya pada 12-14 Maret 2026 diskon sebesar 8,42 persen, 15 Maret 2026 diskon ditingkatkan menjadi 30 persen dan 18-22 Maret 2026 diskon kembali menjadi 8,42 persen dan berlaku untuk seluruh asal dan tujuan kecuali yang berasal dari atau menuju Trans Jawa.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional nontol dan jalan tol untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Hal tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja Komisi V DPR bersama Kementerian Perhubungan, BMKG, dan Basarnas mengenai kesiapan infrastruktur dan layanan transportasi menjelang mudik Lebaran 2026 di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

"Berbagai langkah telah disiapkan untuk memastikan kondisi jalan nasional nontol, jalan tol, serta sarana pendukung lainnya berada dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman dilalui oleh masyarakat," ujar Dody dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Dody mengatakan Kementerian PU berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta layanan pendukung melalui Instruksi Menteri PU Nomor 01 Tahun 2026 yang menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja dalam menghadapi periode mudik Lebaran. Dalam pelaksanaannya, ucap Dody, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melakukan pemantauan kondisi cuaca dan potensi bencana hidrometeorologi.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bina Marga memastikan kondisi jalan dan jembatan tetap mantap serta mempercepat penanganan apabila terjadi kerusakan di lapangan. Dody menyampaikan Direktorat Jenderal Cipta Karya juga memberikan dukungan fasilitas sanitasi seperti toilet portabel dan mobil tangki air pada titik-titik layanan masyarakat.

"Sementara itu, Sekretariat Jenderal memperkuat komunikasi publik serta integrasi sistem informasi," tambah Dody.

Secara nasional, Dody menyampaikan jaringan jalan nasional nontol yang menjadi tanggung jawab Kementerian PU mencapai sekitar 47.603 kilometer dengan tingkat kemantapan 93,5 persen yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Ia mengatakan jalan nasional nontol tersebut menjadi salah satu tulang punggung mobilitas masyarakat selama periode mudik, khususnya pada koridor utama di Pulau Jawa dan Sumatra.

"Sementara itu, jaringan jalan tol operasional saat ini mencapai sekitar 3.115 kilometer yang terdiri atas 76 ruas jalan tol di seluruh Indonesia," sambung Dody.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |