Keramba Jaring Apung Kepulauan Seribu Kini Jadi Destinasi Wisata

19 hours ago 8

Ilustrasi budi daya ikan menggunakan keramba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar Pelatihan Pengelolaan Budidaya Perikanan yang Ramah Lingkungan dan Keramba Jaring Apung (KJA) yang Produktif, Berkelanjutan, dan Bernilai Wisata di Pulau Pramuka. Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dan pelaku usaha ikan hias.

"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pembudidaya perikanan di Kepulauan Seribu agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memiliki nilai tambah melalui sektor pariwisata," kata Kepala Seksi Kelautan Sudin KPKP Kepulauan Seribu Gama Eka Anantha di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, pelatihan serupa telah dilaksanakan di Pulau Lancang dengan jumlah peserta yang sama. Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi mengenai dampak budidaya terhadap ekosistem, seperti potensi eutrofikasi atau pencemaran lingkungan air akibat penumpukan nutrisi berlebih di ekosistem air, serta pengelolaan sampah plastik dari aktivitas keramba jaring apung.

Peserta juga dibekali dengan pengetahuan mengenai konsep pengembangan wisata budidaya atau eduwisata dengan membuka kawasan keramba jaring apung sebagai destinasi edukasi bagi wisatawan. Model pengembangan ini sejalan dengan tren wisata bahari yang semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara, di mana pengunjung tidak hanya ingin menikmati keindahan laut, tetapi juga memahami proses budidaya ikan secara langsung di lokasi.

Gama mengatakan pelatihan tersebut bertujuan mendorong para pembudidaya untuk mengoptimalkan keramba jaring apung tidak hanya sebagai sarana produksi ikan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan baru melalui kegiatan wisata. "Melalui pelatihan ini, kami ingin meningkatkan nilai tambah keramba jaring apung," ujar Gama.

Selain menghasilkan ikan, kawasan budidaya juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi wisata edukasi maupun pemancingan sehingga pembudidaya memiliki sumber pendapatan tambahan saat masa pemeliharaan ikan berlangsung. Potensi ini dinilai sangat strategis mengingat Kepulauan Seribu merupakan kawasan wisata bahari yang setiap tahun menarik ratusan ribu pengunjung, namun selama ini belum banyak yang mengenal potensi budidaya perikanan sebagai daya tarik wisata tersendiri.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |