Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Maritim Kaltara

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN, – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII menggelar lomba balap speedboat di perairan Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), sebagai upaya strategis mendorong potensi kemaritiman di provinsi tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodaeral XIII sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia.

Wakil Komandan (Wadan) Kodaeral XIII, Laksamana Pertama TNI Bambang Kuncoro, menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang olahraga. Melihat antusiasme tinggi dari 39 peserta yang berasal dari Kaltara hingga luar daerah, ia menilai laut memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Kegiatan lomba balap speedboat ini kita harapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ikut memperkenalkan potensi maritim Kaltara. Ajang ini adalah bagian dari keikutsertaan Kodaeral XIII untuk meningkatkan potensi-potensi yang ada di Kaltara, baik secara ekonomi maupun pariwisata,” ujar Laksamana Pertama Bambang Kuncoro.

Ajang Silaturahmi dan Penggerak Ekonomi

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang yang hadir membuka langsung perlombaan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini menjadi ruang temu bagi para pengguna speedboat untuk mempererat hubungan.

“Speedboat 40 PK ini banyak digunakan masyarakat pesisir sebagai sarana transportasi ke tambak. Jadi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para penggunanya,” kata Gubernur Zainal.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal menyoroti dampak ekonomi yang tercipta dari keramaian acara. Antusiasme penonton yang berdatangan turut memberikan berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Pemerintah Provinsi Kaltara pun memastikan dukungannya terhadap kegiatan masyarakat yang mampu menghadirkan hiburan sekaligus menggerakkan roda perekonomian warga.

“Pesertanya ada dari Tarakan, tetapi juga Balikpapan, Penajam, Nunukan, Tawau hingga Singapura. Jadi kami sangat mendukung kegiatan seperti ini sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah,” ujar Zainal.

Dengan total hadiah mencapai Rp150 juta, perlombaan berlangsung semakin semarak. Namun, Gubernur Zainal menegaskan bahwa esensi lomba ini lebih dari sekadar mengejar kecepatan. Aktivitas yang dekat dengan keseharian masyarakat pesisir ini berhasil dikemas menjadi ajang olahraga, hiburan, dan penggerak ekonomi.

“Jika terus dikembangkan, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga dapat menjadi ruang yang memperkenalkan karakter masyarakat pesisir Kaltara kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah,” pungkasnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |