CANTIKA.COM, Jakarta - Tampil sebagai keynote speaker di acara wisuda Universitas Siber Asia (UNSIA) baru-baru ini, aktris Cinta Laura kembali membuktikan bahwa padu padan busana formal bisa dikemas modis dan sarat identitas budaya. Cinta memilih teknik layering yang mencuri perhatian.
Ia mengenakan kemeja putih polos berkerah dengan bagian lengan yang digulung rapi hingga siku menciptakan kesan yang lugas dan profesional. Di luar kemeja tersebut, balutan korset (corset top) berbahan tenun berwarna biru tua berhias motif etnik melingkar pas di pinggangnya, lengkap dengan aksen bordir berbentuk hati di area dada. Tampilan ini makin dinamis berkat sentuhan aksen kain berwarna oranye cerah di bagian pinggang ke bawah yang memberikan kontras warna begitu hidup.
Untuk melengkapi penampilannya di podium, riasan wajah Cinta tampak bergaya bronzy-warm glam yang flawless. Area mata dipulas eyeshadow bernuansa coklat hangat dengan garis eyeliner tajam (cat-eye) yang mempertegas tatapan matanya, dipadukan dengan pemulas bibir bernuansa mauve nude.
Tatanan rambutnya dibuat bergaya modern clean bun dengan belahan samping rapi yang semakin menonjolkan garis rahang yang tegas. Sentuhan edgy tercermin dari pilihan aksesori berupa ear cuffs dan anting hoop bernuansa emas yang menghiasi telinganya.
Melalui perpaduan busana ini, Cinta tidak hanya menyampaikan gagasan di atas panggung, tetapi juga memperlihatkan bagaimana wastra lokal dapat ditransformasikan menjadi gaya busana yang relevan, elegan, dan inspiratif bagi generasi muda.
Teknologi adalah Cermin Diri: Pesan Empowerment Cinta Laura untuk Generasi Muda
Dalam keynote speech-nya di Universitas Siber Asia, Cinta Laura membagikan perspektif mendalam tentang teknologi. Baginya, teknologi bukan sekadar jendela melihat dunia, melainkan sebuah cermin yang memantulkan siapa diri kita sebenarnya, nilai-nilai yang kita pegang, hingga bagaimana kita bersikap di era digital.
"Semakin saya bertumbuh, semakin saya sadar bahwa teknologi adalah cermin. ia tidak hanya menunjukkan apa yang ada di luar di sana, tapi juga memantulkan siapa diri kita sebenarnya," tulisnya di Instagram, 9 Agustus 2026.
Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi, memang diakui terus mengubah cara manusia bekerja dan berinteraksi setiap harinya. Namun, kecanggihan sistem dan alat modern tersebut tidak akan pernah bisa menggantikan prinsip dasar manusia. Teknologi hanyalah fasilitator, sementara arah dan tujuan dari penggunaannya tetap ditentukan oleh manusia yang mengendalikannya.
"Teknologi akan terus mengubah cara kita bekerja, tapi kesadara diri yang akan menentukan nilai-nilai dalam tiap langkah," ungkapnya.
Dalam pidatonya, Cinta Laura secara terbuka menyinggung bahwa perjalanan hidup dan proses belajar tidak akan pernah lepas dari kesalahan. Menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian, ia mengajak anak muda untuk tidak takut gagal. Alih-alih menjadikan kegagalan sebagai alasan untuk berhenti melangkah, kesalahan harus diubah menjadi bahan bakar utama untuk terus tumbuh dan memperkuat ketahanan diri.
Pilihan Editor: Kata Cinta Laura Soal Tambang Nikel di Raja Ampat: Kegagalan Hati Nurani
INSTAGRAM | SILVY RIANA PUTRI
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.













































