REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU, – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat, khususnya di daerah, untuk menjaga amanah yang diberikan rakyat. Ia menekankan agar setiap jabatan dijalankan dengan penuh kejujuran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Pesan tersebut disampaikan Menko Djamari saat melakukan kunjungan kerja dan ramah tamah dengan pemerintah daerah di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu. Ia menyoroti bahwa kepercayaan masyarakat yang diberikan melalui proses pemilihan seringkali dikhianati oleh oknum pejabat yang tersangkut masalah hukum.
“Kita dulu meminta suara kepada rakyat kita, tolong pilih saya, tolong percayai saya demi kemajuan daerah saya. Tetapi saat dia berada di situ, dia berkhianat kepada rakyatnya,” ujar Djamari dengan nada prihatin.
Jabatan Adalah Kepercayaan Rakyat
Menko Djamari menegaskan bahwa jabatan yang diperoleh seorang pejabat merupakan titipan kepercayaan dari rakyat. Oleh karena itu, wewenang yang melekat harus sepenuhnya digunakan untuk memberikan pelayanan prima dan membawa kemajuan bagi masyarakat, bukan untuk memperkaya diri sendiri.
Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya kepala daerah dan pejabat yang belakangan ini tersangkut persoalan hukum. Menurutnya, tindakan tersebut sangat mencederai kepercayaan publik yang telah susah payah dibangun.
“Seorang pemimpin harus memahami bahwa jabatan memiliki batas waktu, sehingga kesempatan mengabdi kepada masyarakat harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya melalui kerja yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Kejujuran sebagai Fondasi Pemerintahan
Dalam arahannya, Djamari menekankan bahwa kejujuran adalah fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa segala bentuk kebohongan pada akhirnya akan terbuka dan menimbulkan konsekuensi yang jauh lebih besar bagi pelakunya.
Ia mengutip sebuah pesan moral bahwa kebohongan mungkin bisa bergerak lebih cepat, namun kebenaran dan kejujuran akan mencapai tujuannya pada waktu yang tepat. Untuk itu, setiap aparatur negara wajib menjaga integritas dalam bekerja.
Menko Polkam juga mengingatkan bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara tidak berhenti ketika seseorang menyelesaikan masa jabatan atau memasuki masa pensiun. Komitmen pengabdian harus tetap dipegang teguh agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terus terjaga dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
2














































