Mensos Minta KPK Analisis Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

2 hours ago 1

MENTERI Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan informasi soal mekanisme pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK diminta untuk menganalisis dan mengevaluasi soal pengadaan sepasang sepatu seharga Rp 700 ribu itu.

"Kami konsultasikan dan kami informasikan untuk dianalisis, untuk dievaluasi oleh KPK. Nanti KPK yang akan menyampaikan pada saatnya," kata dia usai bertemu pejabat KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Gus Ipul memberikan informasi dan berkonsultasi mengenai berbagai hal tentang pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial kepada KPK. Konsultasi itu terutama dalam pengadaan barang dan jasa di Sekolah Rakyat. 

Konsultasi dilakukan karena Kementerian Sosial bersiap merencanakan pengadaan barang dan jasa untuk 2026. "Maka evaluasi tahun 2025 menjadi sangat penting," kata Gus Ipul. 

Sekretaris Jenderal PBNU ini menerima kritik masyarakat mengenai proses pengadaan barang dan jasa di Kemensos. Kritik itu diterima untuk memperbaiki kinerja Kementerian Sosial ke depan. "Lebih-lebih kami diberi tugas untuk melaksanakan program strategis Presiden Prabowo Subianto," kata dia.

Dia tidak ingin penyelenggaraan Sekolah Rakyat dikotori dengan praktek korupsi. Karena itu, dia berkonsultasi kepada KPK. 

Kepada KPK, Gus Ipul menyampaikan posisi Kemensos dalam catatan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) berada di peringkat 167 dari lebih 600 instansi. 

Gus Ipul juga mengaku sumber daya manusia di Kemensos belum cukup untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa. Apalagi Kemensos akan mendapatkan anggaran besar ke depan. 

"Mungkin untuk tahun lalu dan tahun sekarang kami masih bisa mengawal ini dengan komitmen tinggi. Tetapi karena anggaran makin tahun makin meningkat dan peningkatannya bisa jadi makin tajam, untuk itu kami telah meminta nasihat tadi," kata Gus Ipul. 

Mengenai ini, Gus Ipul meminta saran kepada KPK soal rencana menugaskan agen pengadaan dalam pengadaan barang dan jasa. "Itu dilakukan oleh instansi lain lewat agen-agen pengadaan yang dimungkinkan oleh undang-undang. Nah ini baru berupa semacam gagasan kami untuk minta nasihat dari KPK lebih lanjut," kata dia. 

Dia mengaku mendapatkan banyak catatan dan koreksi dari KPK. Termasuk upaya menutup seluruh celah agar proses pengadaan barang dan jasa bisa transparan. Hasil evaluasi dari KPK akan dijadikan pedoman untuk memperbaiki kinerja Kemensos. 

Dalam kesempatan sama, Wakil Ketua KPK Ibnu Masuki Widodo berharap KPK terbuka untuk mengawal program tersebut sebagai upaya pencegahan. "Yang jelas program ini, kunjungan beliau adalah dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi sehingga diharapkan dalam program-program yang ada tidak terjadi penyelewengan, penyimpangan dan lain-lain,” kata Ibnu.

Gus Ipul sebelumnya mengatakan pengadaan sepatu senilai Rp 27 miliar itu hanya untuk satu jenis/model sepatu. Sementara, ada empat jenis sepatu yang diberikan untuk murid sekolah rakyat. Namun, dia belum mengetahui secara detail berapa total anggaran pengadaan untuk sepatu sekolah rakyat tersebut. 

Gus Ipul juga membantah sepasang sepatu untuk murid sekolah rakyat seharga Rp 170 ribu seperti yang beredar di media sosial. Gus Ipul mengklarifikasi bahwa foto pembagian sepatu bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang beredar di media sosial bukan pengadaan sepatu yang dilakukan Kemensos.

Sepatu yang dibagikan bersama Khofifah merupakan sumbangan khusus yang diberikan Gubernur Jawa Timur untuk murid sekolah rakyat di daerah Jawa Timur. “Saya juga tahu itu ada di medsos, foto yang saya memberikan sepatu bersama ibu Khofifah. Itu sepatu yang diberikan oleh Bu Khofifah, bukan oleh Kementerian Sosial. Beda jauh (kualitasnya). Bukan standar dari sekolah rakyat,” kata dia saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.

Dia menjelaskan, pemberian itu secara spesifik dilakukan di salah satu sekolah rakyat di daerah Malang. “Jadi bukan itu sepatu yang dimaksud. Itu bukan pengadaan dari Kemensos,” ujarnya.

Namun, Gus Ipul tak bisa merincikan berapa harga pasti sepatu yang dibagikan bersama Gubernur Jawa Timur itu. Dia hanya menegaskan sepatu pengadaan Kemensos seharga Rp 700 ribu dengan harga realisasi pembeliannya mulai dari Rp 250-640 ribu.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |