Nama Proklamator Bung Hatta untuk Spesies Baru Begonia

4 hours ago 2

TIM peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mendeskripsikan satu spesies baru Begonia dari Sumatera Barat yang diberi nama Begonia hattae. Nama hattae berasal dari Mohammad Hatta, Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama. 

Spesies baru itu ditemukan di kawasan perbukitan Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian juga mengonfirmasi keberadaan kembali Begonia halabanensis, Begonia goegoensis, dan Begonia longipedunculata di habitat alaminya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Selain itu, tim mencatat keberadaan Begonia lilliputana. Catatan ini dengan demikian memperluas wilayah persebaran Begonia liliputana yang sebelumnya hanya diketahui berasal dari Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh.

Tim terdiri dari Muhammad Efendi dan Intani Quarta Lailaty dari Pusat Riset Botani Terapan, Wisnu Handoyo Ardi dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi, serta Yudi Suhendri dari Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN. Mereka mempublikasikan hasil penelitiannya itu dalam jurnal internasional Taprobanica Volume 15 Nomor 2 Tahun 2026 melalui artikel berjudul A New Begonia Species (Begoniaceae) and Three Rediscoveries from West Sumatra.

“Penemuan Begonia hattae menunjukkan kawasan Sumatera Barat masih menyimpan kekayaan flora yang sangat penting untuk didokumentasikan dan dilestarikan,” kata Efendi melalui keterangan tertulis, Senin, 26 Juli 2026.

Penemuan itu diawali dengan eksplorasi lapangan pada 2022–2023 di sejumlah wilayah di Sumatera Barat, meliputi Padang, Solok, Sijunjung, Tanah Datar, Payakumbuh, Lima Puluh Kota, dan Pasaman Barat. Selama survei, tim mengumpulkan biji, spesimen herbarium, dan koleksi hidup yang selanjutnya dibudidayakan di Kebun Raya Cibodas.

Koleksi tersebut kemudian diamati secara intensif untuk mengkaji karakter morfologi, termasuk bunga dan buah, sehingga dapat memastikan identitas serta status taksonomi setiap spesies yang ditemukan. Hasilnya, tim berhasil mendeskripsikan Begonia hattae sebagai spesies baru dan konfirmasi keberadaan kembali beberapa spesies lainnya.

Efendi menjelaskan penemuan menunjukkan masih besarnya potensi eksplorasi flora Indonesia, khususnya di kawasan Sumatera yang dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman Begonia dunia.

Secara morfologi, Begonia hattae memiliki kemiripan dengan Begonia raoensis. Namun dapat dibedakan melalui jumlah tepal pada bunga jantan dan betina, bentuk daun, tidak adanya rambut membentuk cincin pada ujung tangkai daun, serta jumlah benang sari yang lebih sedikit. 

Efendi menambahkan lokasi ditemukannya Begonia hattae bersama beberapa spesies Begonia endemik lainnya berada pada ekosistem hutan batu kapur di kawasan Halaban yang saat ini menghadapi tekanan akibat aktivitas pertambangan. “Temuan ini tidak hanya menambah daftar spesies flora Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa habitat alami tumbuhan endemik memerlukan perhatian serius," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |