REPUBLIKA.CO.ID, HALMAHERA TIMUR -- PT Nusa Karya Arindo (NKA) yang juga bagian dari Antam Group melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) menunjukkan komitmen dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lingkar tambang.
Ini ditandai dengan panen perdana budi daya ikan air tawar bersama kelompok binaan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Maba. Program yang dijalankan NKA saat ini telah membentuk tujuh kelompok budi daya.
Pada panen perdana ini, produksi yang ditargetkan mencapai 1 ton ikan air tawar dari tujuh kelompok binaan. Kegiatan ini bukti nyata kolaborasi perusahaan dan masyarakat dalam membangun ekonomi desa yang produktif dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan lokal serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Hingga saat ini, program Kemandirian Ekonomi PPM NKA telah mencakup 20 kelompok usaha masyarakat dengan berbagai sektor yang dikembangkan meliputi budidaya ikan air tawar, pertanian, peternakan, hingga usaha ekonomi produktif lainnya.
General Manager NKA, Laode Mustakim menyatakan, program ini bukan sekadar bantuan melainkan bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
“Panen perdana ini menjadi langkah awal positif dalam membangun ekonomi desa berbasis potensi lokal. Kami berharap kelompok binaan terus berkembang, mandiri, dan menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan masyarakat di desa lain di Halmahera Timur,” katanya dalam keterangan yang dikutip Selasa (19/5/2026).
Ia juga menambahkan, NKA akan terus memperluas pengembangan program PPM di masing-masing desa binaan melalui penguatan sektor ekonomi produktif. Program tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat rentan serta menciptakan desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Panen perdana ini dibuka Bupati Halmahera Timur yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan, Basra Kura, S.Hut. Ia mengapresiasi NKA atas kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi desa.
“Pemerintah daerah menyambut baik program seperti ini karena memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Kami berharap budi daya ikan air tawar ini terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru bagi desa,” ujar Basra.
Sementara itu, Camat Kota Maba, Irwanto Maneke, menilai program tersebut menjadi contoh kolaborasi positif antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa.
“Kami berharap keberhasilan panen perdana ini dapat memotivasi masyarakat desa lainnya untuk ikut mengembangkan usaha produktif,” katanya.
Perwakilan kepala desa, Muslim Djurubasah, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan NKA kepada masyarakat desa.“Kami berterima kasih pada NKA ungkapnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut kelompok binaan masyarakat serta BUMDes.

1 hour ago
1















































