REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka menyemarakkan program Amaliah Ramadhan 1447 H serta memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat, Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) menggelar kegiatan Pasar Tebus Murah bekerja sama dengan Artha Graha Peduli.
Bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Pada periode ini, kebutuhan rumah tangga masyarakat cenderung meningkat, terutama untuk memenuhi kebutuhan sahur, berbuka puasa, hingga persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Permintaan terhadap berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan daging biasanya mengalami peningkatan signifikan menjelang hari raya.
Kondisi tersebut kerap diikuti kenaikan harga di pasaran, yang dapat memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok berpenghasilan rendah.
Bagi keluarga dhuafa, anak yatim dan piatu, lansia, penyandang disabilitas, serta pekerja sektor informal seperti buruh harian lepas, kenaikan harga kebutuhan pokok seringkali menjadi beban tambahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena itu, kegiatan sosial yang menghadirkan akses pangan dengan harga terjangkau menjadi langkah nyata dalam membantu meringankan beban masyarakat.
Sebagai organisasi perempuan terbesar di lingkungan Nahdlatul Ulama, PP Muslimat NU secara konsisten menyelenggarakan berbagai program Amaliah Ramadhan yang mencakup kegiatan ibadah dan sosial kemasyarakatan.
Program tersebut antara lain tadarus Alquran, khatmil Quran, pesantren balita, kajian tafsir daring, hingga kegiatan sosial berupa distribusi paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, PP Muslimat NU menyelenggarakan Pasar Tebus Murah yang berlangsung di Kantor PP Muslimat NU, Sabtu (14/3/2026). Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh paket kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir menyapa masyarakat Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa di sela-sela kesibukannya.
Sementara itu, Ketua PP Muslimat NU sekaligus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, dalam sambutannya menyatakan, Muslimat NU memiliki jaringan organisasi yang sangat luas hingga tingkat akar rumput.
Saat ini Muslimat NU memiliki 37 Pimpinan Wilayah di tingkat provinsi, 10 Pimpinan Cabang Istimewa di luar negeri, 560 Pimpinan Cabang di tingkat kabupaten/kota, 5.225 Pimpinan Anak Cabang di tingkat kecamatan, serta lebih dari 36 ribu Pimpinan Ranting di tingkat desa dan kelurahan.
“Dengan jaringan organisasi yang luas tersebut, Muslimat NU aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Ketua Panitia kegiatan, Hj Patimasang yang akrab disapa Kak Ima, menjelaskan, Pasar Tebus Murah ini diprakarsai oleh Bidang Ekonomi PP Muslimat NU dengan dukungan kolaboratif dari Artha Graha Peduli.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh paket sembako murah dengan tema ‘Murah, Berkah, dan Berfaedah’. Pelaksanaan hari ini merupakan kegiatan perdana di Kantor PP Muslimat NU, dan insya Allah setelah Idul Fitri kegiatan serupa akan dilaksanakan di beberapa titik lainnya,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi wujud sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga sosial dalam memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

8 hours ago
3















































