Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) melihat kondisi kali Cideng, Plaza Indonesia usai dilaksanakannya operasi pembersihan ikan sapu-sapu, Jakarta, Jumat (17/4/2026). Pemprov DKI Jakarta membersihkan sejumlah sungai dan saluran air dari ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi untuk menekan populasinya yang dinilai mengganggu ekosistem perairan Jakarta.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka 2.843 lowongan pekerjaan untuk program padat karya. Lowongan pekerjaan itu sengaja dibuat lantaran masih cukup banyak warga Jakarta yang masih belum mendapat pekerjaan di tengah kondisi ekonomi hari ini.
Mengutip akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta, program itu telah resmi dibuka pada Senin (15/6/2026). Artinya, masyarakat bisa langsung melamar pekerjaan yang disediakan dalam program padat karya tersebut.
Dari informasi itu, lowongan pekerjaan yang disediakan merupakan sektor padat karya di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov DKI Jakarta, seperti Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Lingkungan Hidup. Sektor padat karya yang dimaksud antara lain untuk kegiatan perawatan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan kota.
Adapun persyaratan untuk melamar pekerjaan itu adalah memiliki KTP Jakarta, masuk dalam desil 1-5, berusia produktif (18-59 tahun), belum memiliki pekerjaan saat mendaftar, serta sehat jasmani dan rohani. Program itu akan dilaksanakan selama 2026 dengan proses rekrutmen dibuka bertahap.
Program itu dilakukan sebagai upaya mengurangi angka pengangguran. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta memberikan peluang untuk warga mendapatkan penghasilan jangka pendek.
Nantinya, peserta akan bekerja melalui pihak ketiga (pelaksana) pada masing-masing kegiatan. Namun, pekerjaan itu bukan merupakan bagian dalam skema pengangkatan pegawai Pemprov DKI maupun PJLP.

2 hours ago
2
















































