Puluhan Tahun Tanpa Listrik, Warga Desa Lidi NTT Andalkan Alat Penerangan Tradisional

4 hours ago 4

Sejumlah warga menyantap makan malam di ruangan yang diterangi pelita di Desa Lidi, Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/9/2026). Desa yang dihuni 388 kepala keluarga tersebut belum mendapatkan pasokan listrik sejak berdiri karena kondisi geografis yang menjadi kendala pembangunan jaringan. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)

Ketiadaan jaringan listrik membuat sejumlah aktivitas rumah tangga harus dilakukan dengan sumber penerangan alternatif seperti pelita dan aki. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)

Warga beraktivitas di dalam rumah dengan bantuan penerangan sederhana. Kondisi tersebut telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Desa Lidi yang masih menunggu hadirnya akses listrik untuk mendukung kebutuhan rumah tangga dan aktivitas warga setelah malam tiba. (FOTO : ANTARA FOTO/Mega Tokan)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SIKKA -- Warga Desa Lidi, Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menggunakan alat penerangan tradisional karena belum teraliri listrik.

Desa yang dihuni 388 kepala keluarga (KK) tersebut hingga kini belum mendapatkan pasokan listrik sejak berdiri akibat terkendala kondisi geografis.

Ketika malam tiba, warga mengandalkan aki dan alat penerangan sederhana untuk menerangi rumah. Keterbatasan penerangan menjadi bagian dari keseharian warga yang tetap menjalankan aktivitas keluarga di tengah kondisi desa yang belum terjangkau jaringan listrik.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |