Berinvestasi di Jakarta berarti memperoleh akses salah satu pasar terbesar di ASEAN.
Rep: gubernur pramono,pramono anung wibowo,mrt jakarta fase 3 dan 4,pm singapura lawrence wong,pramono ajak singapura investasi mrt jakarta/ Red: Erik Purnama Putra
Penumpang menaiki MRT Jakarta dari Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membuka peluang investasi Singapura pada proyek MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4, serta Transit-Oriented Development (TOD). Hal itu disampaikan Pramono saat menemui Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Perdana Menteri Singapura, dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (10/6/2026).
Pramono membuka ruang bagi penguatan investasi Singapura di Jakarta, termasuk pada proyek transit-oriented development (TOD), pengembangan MRT Jakarta Fase 3 dan Fase 4, serta berbagai inisiatif transformasi perkotaan. Langkah itu demi mendukung Jakarta menuju kota global.
"Berinvestasi di Jakarta saat ini berarti memperoleh akses ke salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara. Arus investasi yang mengalir ke Jakarta akan berkontribusi pada pertumbuhan Indonesia, memperkuat perekonomian ASEAN, serta menciptakan nilai tambah bagi mitra regional, termasuk Singapura," kata Pramono.
Selain menawarkan peluang investasi pada sektor transportasi dan pengembangan kawasan perkotaan, Pramono menegaskan, komitmen Pemprov DKI dalam menghadirkan iklim investasi yang mudah, transparan, efisien, dan konsisten. Menurut dia, kepastian kebijakan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.
"Kami ingin para pelaku bisnis Singapura mengetahui bahwa Jakarta berkomitmen untuk mempermudah investasi, dengan aturan yang jelas, proses yang efisien, dan kebijakan yang konsisten. Saya meyakini kepercayaan dan kolaborasi yang kita perkuat hari ini akan membawa kita pada kesuksesan bersama," kata Pramono.

1 hour ago
2
















































