TNI Evakuasi Tiga Korban Serangan Separatis Papua Terhadap Pekerja Proyek Jalan, Satu Tewas

1 day ago 5

TNI evakuasi korban selamat serangan separatis Papua (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 511/DY berhasil mengevakuasi dua orang yang selamat dari serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar jalan Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

Dalam aksi penyerangan KKB pada Ahad (2/8) malam itu setidaknya empat orang meninggal dunia, yakni Arman Sibarani, Erlin Aritonang, Barengga, dan Alfons. Laporan awal menyebut lima korban tewas dieksekusi separatis Papua. 

Komandan Satgas Pamtas Yonif 511/DY Letnan Kolonel Infanteri Amar Supratman dalam keterangannya di Wamena, Selasa, mengungkapkan pihaknya bersama aparat keamanan lainnya terdiri dari Satgas Yonif 136/TS, Satgas Operasi Damai Cartenz, Koramil Illu, dan Polsek Illu melakukan pengawalan ketat dengan melaksanakan operasi evakuasi penyelamatan korban penyerangan KKB yang lolos dan masih selamat.

"Kami melakukan evakuasi terhadap tiga korban, di mana satu orang di antaranya meninggal dunia dan dua orang selamat. Ketiganya setelah dievakuasi langsung diserahkan kepada Polsek Illu dan Pemerintah Kabupaten Tolikara. Dalam evakuasi korban dilakukan dua kali di titik yang berbeda dengan jarak sekitar 400 meter," katanya.

Dalam upaya evakuasi pada Senin (3/8) itu, pihak Komandan Satgas memerintahkan untuk mengeluarkan dua tim melaksanakan evakuasi yang dipimpin Letnan Dua Infanteri Arif Reskianto.

"Dua tim itu langsung bergerak menuju lokasi bersama-sama dengan aparat keamanan lainnya. Sebelum masuk sasaran dilakukan terlebih dahulu identifikasi sasaran oleh Dansatgas Yonif 511/DY dengan berkomunikasi dengan korban yang selamat," ujarnya.

Ia menjelaskan sekitar pukul 01.26 WIT, tim evakuasi tiba di sasaran dan berhasil mengevakuasi tiga orang pekerja, dengan satu orang di antaranya meninggal dunia, yaitu Alfons Defonsius Reyaan (53).

Sedangkan dua orang yang selamat atas nama Joel Jeriko Marathon Diora Naibaho (36) dan Supredo Ulipili (56).

"Kemudian jenazah dan korban selamat diserahkan kepada personel Polsek Illu dan tim evakuasi Pemerintah Kabupaten Tolikara. Kegiatan evakuasi berjalan dengan aman dan lancar," katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |