Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya (kanan) dalam peluncuran dan pengumuman harga mobil listrik BAIC T1 di GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Rabu (29/7/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BAIC Indonesia menutup partisipasinya di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dengan membukukan 407 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Selama 11 hari pameran, booth BAIC dikunjungi hampir 20 ribu orang dan mencatat lebih dari 500 sesi test drive.
Kontribusi terbesar datang dari BAIC BJ30 HEV yang mencatat 201 SPK atau hampir separuh dari total pemesanan. Posisi berikutnya ditempati BAIC T1 dengan 139 SPK, BAIC BJ40 sebanyak 51 unit, dan BAIC X55 II sebanyak 16 unit.
Capaian tersebut menunjukkan SUV hybrid masih menjadi pilihan kuat konsumen BAIC. BJ30 HEV menawarkan karakter SUV dengan teknologi hybrid yang ditujukan untuk memberikan efisiensi bahan bakar tanpa membutuhkan pengisian daya eksternal.
“BJ30 HEV sudah mulai diterima dengan sangat baik oleh konsumen Indonesia,” ujar Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya dalam keterangannya pada Jumat (14/8/2026).
Di sisi lain, BAIC T1 sebagai kendaraan listrik pertama BAIC di Indonesia juga mendapat perhatian cukup besar. Model tersebut langsung mencatat 139 SPK sejak diperkenalkan dalam GIIAS 2026.
Minat terhadap BAIC T1 terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang mencoba kendaraan tersebut. Konsumen terutama memberikan respons positif terhadap desain, kabin yang luas, kenyamanan berkendara, akselerasi, serta sejumlah fitur teknologi.
Pencapaian T1 menunjukkan pasar mulai memberikan ruang bagi pilihan kendaraan listrik baru. Kehadiran model tersebut sekaligus melengkapi portofolio BAIC yang sebelumnya didominasi kendaraan bermesin konvensional dan hybrid.
Sementara itu, BAIC BJ40 membukukan 51 SPK selama pameran. Model SUV tersebut masih menjadi salah satu pilihan konsumen yang mencari kendaraan dengan karakter tangguh.

2 hours ago
4














































