Bank Jakarta Pertemukan Dua Ekosistem Besar di Jakarta Melalui Kolaborasi dengan Persija

3 hours ago 3

INFO TEMPO – Bank Jakarta siap mempertemukan dua ekosistem besar di Jakarta melalui kolaborasi dengan klub sepak bola Persija Jakarta. Mengusung tema "United for Jakarta", kolaborasi itu diluncurkan di Menteng, Jakarta, Ahad, 9 Agustus 2026.

Hadir dalam peluncuran itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung; Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo beserta jajaran; Presiden Klub Persija Mohamad Prapanca; pelatih Kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong; dua pemain Persija, Pratama Arhan dan Denis Kolinger; serta Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Bagi kami, kerja sama ini bukan sekadar sponsorship, bukan hanya soal logo Bank Jakarta di jersey Persija. Kami juga ingin mempertemukan dua ekosistem besar Jakarta,” kata Agus H. Widodo dalam peluncuran Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off.

Agus mengatakan Persija membawa nama Jakarta di dada. Sedangkan Bank Jakarta membawa nama Jakarta di identitasnya. “Kami berdua lahir dan tumbuh bersama di kota yang sama dan membawa satu nama, yaitu Jakarta.”

Adapun ekosistem Persija bisa dilihat dengan adanya komunitas sepak bola yang memiliki passion yang luar biasa melalui Jakmania. Sedangkan Bank Jakarta dengan layanan keuangan, teknologi, dan melayani ekosistem kota. “Jadi, ini berangkat from sponsorship to partnership from visibility to experience,” kata Agus. Melalui kolaborasi itu, Bank Jakarta ingin menghadirkan program benefit dan experience yang benar-benar dapat dirasakan Persija dan Jakmania.

Agus menuturkan musim ini menjadi new chapter bagi Persija karena terdapat pemain baru, energi baru, dan nakhoda baru coach Shin Tae-yong. Masyarakat Indonesia mengenal kepala pelatih ini bersama tim nasional Indonesia dengan berbagai terobosannya. “Harapan kami tentu satu, semoga winning spirit itu dibawa ke Persija,” ujar Agus yang mengaku tertarik dengan filosofi Shin Tae-yong, yakni bermain cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi, dan bergerak satu tim.

Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) periode 2025-2029 ini mengakui bahwa filosofi Shin Tae-yong itu yang saat ini juga dilakukan Bank Jakarta. “Kami ingin lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang, dan yang terpenting seluruh organisasi bergerak sebagai satu tim. Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, tapi juga Bank Jakarta,” kata dia.

Agus juga mengatakan peluncuran kolaborasi ini sekaligus menjadi momen penting bagi Bank Jakarta yang memperkenalkan new digital face of Bank Jakarta melalui situs web baru Bankjakarta.co.id

Selama bertahun-tahun, dia melanjutkan, masyarakat mengenal melalui Bankdki.co.id. “Sekarang bukan hanya nama dan domainnya yang berubah. Kami juga ingin digital experience Bank Jakarta mencerminkan bank yang sedang kami bangun: lebih fresh, modern, intuitif, dan lebih customer centric. “Silakan buka Bankjakarta.co.id, rasakan. Explore it, try it, feel the difference.” 

 Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo dalam peluncuran Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off bertema “United for Jakarta” di Menteng, Jakarta, Ahad, 9 Agustus 2026. TEMPO/Hendy Mulia

Jakarta, kata Agus, sedang bergerak menuju kota global. Masyarakatnya makin digital dan ekspektasinya makin tinggi. Maka, bank yang membawa nama Jakarta juga harus terus meningkatkan kelasnya. “Jakarta is changing, begitu juga dengan Bank Jakarta,” ucapnya.

Bank Jakarta, Agus melanjutkan, ingin makin modern dan menjadi profesional digital, sehat, dan kompetitif, tapi tetap dekat dengan masyarakat. “Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta karena milik Pemerintah Provinsi Jakarta. Kami ingin dipilih karena memang layak dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun, dan hari ini perjalanan itu kami lanjutkan bersama Persija.”

Agus mengatakan ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak Bank Jakarta dengan Persija, tapi dia yakin seluruh Jackmania memiliki target yang sama. “Persija mesti juara. Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad Jakarta. That would be a perfect gift for Jakarta.”

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri peluncuran Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off bertema “United for Jakarta” di Menteng, Jakarta, Ahad, 9 Agustus 2026. TEMPO/Hendy Mulia

Sependapat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memiliki harapan kepada Shin Tae-yong. “Saya punya harapan bahwa Persija di liga tahun ini mudah-mudahan enggak seperti di liga yang lalu, juara ketiga. Saya ingin merasakan juara liga dan sekaligus kado 500 tahun buat Jakarta.”

Adanya Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off sekaligus launching situs web baru Bank Jakarta diyakini Pramono dapat memperkuat Persija ke depan. “Tapi utamanya juara," ujarnya. Bagi Pramono, salah satu hal untuk membangun Jakarta ini adalah membangun kebanggaan. Dan Persija sudah menjadi salah satu kebanggaan warga Jakarta.

Sementara itu, Mohamad Prapanca mengapresiasi Bank Jakarta atas kepercayaan dan kolaborasi yang selama ini terjalin bersama Persija. “Kali ini kolaborasi yang terjalin berkat inisiasi Bapak Gubernur melalui semboyan Jakarta Harus Lebih Persija," tuturnya.

Kolaborasi antara Bank Jakarta dan Persija, Prapanca melanjutkan, bukan sekadar sebuah kerja sama antara dua institusi, melainkan juga bersatunya dua entitas kebanggaan Jakarta. Kolaborasi ini juga sebagai langkah untuk semakin menghadirkan lebih banyak pengalaman dan manfaat bagi masyarakat Jakarta.

“Semoga kolaborasi ini dapat berjalan panjang, memberikan dampak positif, dan menjadi sesuatu yang bisa dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat Jakarta,” katanya.

Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menghadiri peluncuran Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off bertema “United for Jakarta” di Menteng, Jakarta, Ahad, 9 Agustus 2026. TEMPO/Hendy Mulia

Di sisi lain, Shin Tae-yong mengatakan akan berusaha semaksimal mungkin agar Persija Jakarta bisa mendapatkan penghargaan terbaik pada tahun ini. Sementara itu, Ketua Umum The Jakmania periode 2026-2029, Muhammad Aditya Putra, berharap kerja sama dengan Bank Jakarta juga dapat memfokuskan teman-teman The Jakmania di Jakarta. “Karena kan The Jakmania itu sebenarnya ada di seluruh Indonesia, ya," ujarnya.

Aditya berharap kerja sama antara Persija dan Bank Jakarta bisa menguntungkan dan mempermudah kehidupan teman-teman anggota The Jakmania yang ada di Jakarta. “Ini ke depannya akan ada pembahasan lebih lanjut, ya, masalah kolaborasi ini,” ucapnya.

Menurut Aditya, kehidupan teman-teman di Jakarta tidak hanya menonton bola. “Apakah memang dia ternyata pelajar atau misalnya ibu rumah tangga atau kita ke Pasar Jaya dan ternyata transaksinya di Bank Jakarta. Mungkin itu bisa mempermudah hal seperti itu,” dia menambahkan.

Saat ini, dia melanjutkan, The Jakmania memiliki anggota kurang-lebih 150 ribu orang. Kolaborasi ini diharapkan dapat menyatukan energi positif dari dua lembaga yang ada di Jakarta. “Semoga saja dengan kolaborasi ini Persija bisa lebih didukung. Istilahnya didukung oleh semua elemen di Jakarta dan itu bisa memberikan energi positif buat Persija. Persijanya menjadi juara," tuturnya.

Indonesia Super League 2026/2027 direncanakan dimulai pada September 2026 dan berakhir pada Juni 2027. Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat Persija Jakarta di Liga Super dan menjadi juara sebagai kado peringatan 500 tahun Jakarta. (*)

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |