Jakarta Kejar 100 Persen Layanan Air Perpipaan, 7.000 Km Pipa Baru Disiapkan

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Jakarta menargetkan cakupan layanan air perpipaan mencapai 100 persen pada 2029, sehingga pembangunan jaringan baru perlu digenjot dalam beberapa tahun ke depan. PAM Jaya menyiapkan sekitar 7.000 kilometer (km) jaringan pipa baru untuk memperluas cakupan layanan tersebut.

Direktur Teknik PAM Jaya Akhmad Santika mengatakan, jaringan baru tersebut akan melengkapi jaringan perpipaan yang saat ini telah mencapai sekitar 13 ribu km.

Menurut dia, besarnya skala pembangunan jaringan membuat aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) perlu diperkuat seiring meningkatnya aktivitas konstruksi di lapangan.

“Pekerjaan pembangunan jaringan ke depan akan semakin masif. Karena itu, implementasi SOP K3 harus menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan,” kata dia melalui keterangannya, Ahad (9/8/2026).

PAM Jaya saat ini menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap mitra. Identitas mitra nantinya akan dicantumkan pada standar PPDU maupun barrier di setiap lokasi pekerjaan untuk memperjelas pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, sehingga seluruh mitra harus memiliki kepedulian yang sama terhadap penerapan K3 tanpa terkecuali,” ujar Santika.

Direktur Strategi dan Bisnis PAM Jaya Anugrah Esa mengatakan, sejumlah kasus kecelakaan kerja menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur. Karena itu, penerapan K3 perlu ditempatkan sebagai budaya kerja, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.

Saat ini PAM Jaya juga tengah mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan. Namun, kondisi sebagian jaringan pipa yang telah berusia lebih dari satu abad membuat pekerjaan di lapangan menghadapi tantangan teknis dan keselamatan tersendiri.

“Karena itu, penerapan K3 tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten demi melindungi pekerja, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan,” kata dia.

Komisaris Utama PAM Jaya Prasetyo Marsudi mengingatkan seluruh mitra kerja untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap pekerjaan. Menurut dia, pelaksanaan proyek juga harus memperhatikan kepentingan pelanggan dan masyarakat yang terdampak pekerjaan.

“Setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara aman, tertib, bertanggung jawab, serta mengedepankan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang telah ditetapkan,” kata dia.

Dengan penambahan sekitar 7.000 km jaringan baru, ekspansi infrastruktur air perpipaan Jakarta dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi salah satu pekerjaan konstruksi berskala besar. Penguatan pengawasan K3 menjadi penting agar perluasan akses layanan air berjalan seiring dengan perlindungan terhadap pekerja dan masyarakat.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |