Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Dinilai Masih Jadi Tantangan, Skrining Jangkau 15 Ribu Warga

7 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini penyakit tidak menular masih menjadi tantangan. Padahal, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, maupun gula darah tinggi kerap tidak menimbulkan gejala pada tahap awal sehingga baru diketahui setelah memicu komplikasi.

Kondisi tersebut tercermin dari hasil skrining kesehatan yang dilakukan melalui program Cek Kesehatan Segitiga. Dari lebih dari 15 ribu masyarakat yang telah mengikuti pemeriksaan sejak 2024, sekitar 63 persen tercatat memiliki sedikitnya satu faktor risiko penyakit tidak menular. Sebanyak 40,05 persen peserta memiliki tekanan darah tinggi, 35,2 persen memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 14,88 persen menunjukkan kadar gula darah tinggi. Seorang peserta dapat memiliki lebih dari satu faktor risiko.

Program yang dijalankan Dexa Medica melalui Dharma Dexa itu kembali digelar di Surabaya pada 12–13 Juli 2026 di Lapangan Bogowonto dan Universitas Surabaya. Sebanyak 782 peserta mengikuti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol yang dilengkapi edukasi kesehatan, konsultasi dokter, serta aktivitas fisik seperti zumba dan poundfit.

Hasil skrining di Surabaya menunjukkan sekitar enam dari sepuluh peserta memiliki sedikitnya satu faktor risiko penyakit tidak menular, baik berupa tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, maupun gula darah tinggi.

Dokter Umum Rumah Sakit William Booth Surabaya, dr. Sheila, mengatakan pola makan yang tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan begadang menjadi beberapa faktor yang meningkatkan risiko penyakit tidak menular.

"Pemeriksaan kesehatan secara berkala penting untuk mengetahui tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol sejak dini. Ketika faktor risiko ditemukan, masyarakat dapat segera memperbaiki pola hidup dan melakukan konsultasi lebih lanjut dengan tenaga kesehatan," ujar dr. Sheila.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tidak cukup hanya mengetahui hasil skrining, tetapi juga harus diikuti pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengendalikan faktor risiko tersebut.

Head of Corporate Communications Dexa Group Sonny Himawan mengatakan program Cek Kesehatan Segitiga merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah yang semakin menekankan layanan kesehatan promotif dan preventif.

"Sebagai perusahaan farmasi nasional, kami percaya bahwa kontribusi terhadap kesehatan masyarakat juga perlu dimulai dari pencegahan. Melalui Cek Kesehatan Segitiga, kami berupaya mendukung program pemerintah dengan menghadirkan pemeriksaan kesehatan, edukasi, konsultasi dokter, dan aktivitas hidup sehat yang mudah dijangkau masyarakat," kata Sonny.

Ia menilai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, hingga komunitas.

Manager Dharma Dexa Mateus Ramidi mengatakan pelaksanaan program di Surabaya sengaja dilakukan di dua lokasi berbeda agar dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih beragam.

"Pemilihan Lapangan Bogowonto dan Universitas Surabaya memungkinkan program menjangkau kelompok masyarakat yang lebih beragam. Pendekatan serupa akan terus dikembangkan di berbagai kota agar manfaat pemeriksaan dan edukasi kesehatan dapat dirasakan semakin luas," ujarnya.

Hingga kini, Cek Kesehatan Segitiga telah menjangkau masyarakat di Bandung, Bogor, Cirebon, Jakarta, Karawang, Makassar, Palembang, Solo, Surabaya, Tangerang Selatan, dan Yogyakarta. Program tersebut dijadwalkan kembali digelar di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 19 Juli 2026.

Salah seorang peserta, Anita (54), mengaku pemeriksaan kesehatan tersebut membantunya mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus memahami langkah yang perlu dilakukan setelah menerima hasil pemeriksaan.

"Saya tidak hanya mendapatkan pemeriksaan, tetapi juga penjelasan mengenai hasilnya dan apa yang perlu dilakukan setelahnya. Itu yang membuat kegiatan ini bermanfaat," ujarnya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |