Kabut Asap Karhutla Selimuti Kaltara, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Masih Normal

1 hour ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG SELOR, – Pelayaran speedboat rute Tanjung Selor-Tarakan pulang pergi (PP) dipastikan masih berjalan normal meskipun kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti wilayah Kalimantan Utara (Kaltara). Kepastian ini disampaikan langsung oleh otoritas pelabuhan setempat pada Sabtu (22/8).

Kepala Pos Kesyahbandaran Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor, Ariyanto, menegaskan bahwa pelayanan penumpang speedboat di pelabuhan tetap berlangsung seperti biasa. "Untuk pelayanan penumpang speedboat di Pelabuhan Kayan II masih berjalan normal dan speedboat dari Tanjung Selor-Tarakan PP tetap langsung melayani seperti biasa," ujarnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Ariyanto merinci, pada hari Sabtu ini terdapat 21 armada speedboat yang berangkat menuju Kota Tarakan dengan jumlah penumpang mencapai 876 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan jumlah armada dibandingkan hari sebelumnya. "Kalau kemarin (Jumat, 21/8), jumlah speedboat yang berangkat total 20 kapal, untuk kedatangan penumpang sebanyak 446 orang dan untuk keberangkatan penumpang berjumlah 1.006 orang," katanya lagi.

Keselamatan Berpatokan pada Prediksi BMKG

Terkait keselamatan pelayaran di tengah kondisi berkabut asap, Ariyanto menekankan bahwa pihaknya sangat ketat berpatokan pada prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Setiap penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) wajib dilampiri lembar prediksi cuaca dari BMKG.

"Saat ini masih aman berlayar. Kami cuma berpatokan pada prediksi BMKG, karena setiap penerbitan SPB dilampirkan lembar prediksi cuaca dari BMKG. Apabila tidak disarankan oleh BMKG karena cuaca buruk, maka tidak dikeluarkan SPB," tegas Ariyanto.

Sebelumnya, Forcaster BMKG Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan, Dewi Paramitha, mengonfirmasi bahwa asap dari karhutla di Kaltara dan beberapa wilayah di Kalimantan mulai menyelimuti Tanjung Selor. Ia menyebutkan jarak pandang saat ini berada di kisaran 3-4 meter, yang mana untuk penerbangan khususnya pesawat besar tidak direkomendasikan.

Imbauan Gunakan Masker N95

Sementara itu, menyikapi kondisi kabut asap yang semakin pekat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltara mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kaltara, Yuan Erenst Sukawatie, meminta warga untuk disiplin menggunakan masker, terutama bagi para pekerja yang beraktivitas di luar rumah.

"Penggunaan masker sangat penting untuk mengurangi paparan partikel halus yang terkandung dalam asap kebakaran," ujar Yuan. Ia secara spesifik menganjurkan masyarakat untuk menggunakan masker dengan kemampuan filtrasi tinggi seperti N95, KN95, dan KF94.

Yuan menambahkan, masyarakat tidak dianjurkan untuk mengandalkan masker kain atau masker medis biasa ketika kondisi udara dipenuhi asap dan partikel halus. "Jadi, gunakan masker yang lebih rapat seperti N95, KN95 atau KF94," ujarnya menegaskan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |