KELUARGA meminta Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI atau Bareskrim Polri membantu Kepolisian Daerah atau Polda Maluku mengusut kasus pembunuhan Agrapinus Rumatora alias Nus Kei. Anak Nus Kei, Desly Claudya Rumatora bersama kuasa hukumnya, Pangeran Mangkubumi, mendorong penyidik mengusut dalang atau auktor intelektualis dari pembunuhan ayahnya.
"Kami mencoba menggali, meminta kepada pihak kepolisian untuk mencari dalang atau otak di balik aksi pembunuhan ini," kata Pangeran Mangkubumi saat dihubungi pada Kamis, 30 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pangeran mengatakan, keluarga Nus Kei berharap penyidik juga mengusut dugaan pelanggaran Pasal 20 dan 21 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur pidana bagi orang yang membantu atau mengatur orang lain dalam berbuat kejahatan.
Menurutnya, keluarga juga membantah bahwa Nus Kei terlibat dalam pembunuhan sosok bernama Dani Holat di dekat apartemen Metro Galaxy Bekasi pada 2019. Adapun Desly dan Pangeran mendatangi Bareskrim pada Senin, 20 April 2026.
Saat ini, Polda Maluku menjerat kedua tersangka yakni Finansius Ulukyanan dan Hendrikus Rahayaan dengan pasal pembunuhan berencana. Keduanya ditahan di rumah tahanan Polda Maluku.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Maluku Komisaris Besar Rositah Umasugi mengatakan hingga saat ini polisi belum menemukan adanya indikasi perintah orang lain terhadap para tersangka. "Untuk pemeriksaan sementara belum ada indikasi ke arah instruksi pihak lain," kata Rositah saat dikonfirmasi, Kamis.
Rositah sebelumnya menyebut kedua tersangka diduga menyimpan dendam terhadap Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara itu. Keduanya menganggap Nus Kei berada di balik kematian Fenansius Wadanubun alias Dani Holat di Bekasi pada 2019. Namun, Rositah meminta publik menunggu hasil pendalaman pemeriksaan oleh Polda Maluku.
Nus Kei ditikam tak lama setelah tiba di Bandara Karel Sadsuitubun menggunakan pesawat Lion Air JT880 pada Ahad, 19 April 2026 pukul 10.45 WIT setelah terbang dari Jakarta. Polisi kemudian menangkap kedua tersangka dua jam setelah kejadian.


















































