Kisah Sukses Bisnis Nabi Muhammad, Membangun Reputasi Lewat Kejujuran dan Kerja Sama

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Jauh sebelum masa kenabiannya, Nabi Muhammad SAW telah mengukir reputasi sebagai pebisnis ulung yang menjunjung tinggi integritas. Tumbuh di bawah asuhan Abu Thalib, Nabi Muhammad memulai karier dagangnya dari skala kecil di pasar-pasar Makkah hingga akhirnya dipercaya mengelola modal para janda kaya dan anak yatim melalui sistem bagi hasil. Kejujuran yang membuahkan gelar Al-Amin inilah yang kemudian mempertemukannya dengan Khadijah, seorang pengusaha wanita terpandang di Makkah.

Dikisahkan Afzalurrahrnan dalam buku Nabi Muhammad Sebagai Seorang Pedagang, awalnya Nabi Muhammad tumbuh dewasa di bawah asuhan Abu Thalib dan harus belajar mengenai bisnis perdagangan dari pamannya. Ketika dewasa dan menyadari bahwa pamannya bukanlah orang berada serta memiliki keluarga besar yang harus diberi nafkah, Nabi Muhammad mulai berdagang sendiri di kota Makkah.

Tampaknya, profesi sebagai pedagang ini telah dimulai lebih awal daripada yang dikenal umum dengan modal dari Khadijah. Nabi Muhammad melakukan bisnis pada taraf kecil dan pribadi di Makkah. Ia membeli barang-barang dari satu pasar lalu menjualnya pada orang lain. Hal ini ditegaskan dengan peristiwa-peristiwa selanjutnya yang menunjukkan bahwa ia telah memasuki kerjasama bisnis bersama sejumlah kecil orang sebelum berhubungan dengan Khadijah.

Nabi Muhammad adalah salah seorang dari anggota keluarga besar suku Quraisy, dan karenanya ia diharapkan berprofesi sebagai mata pencahariannya sebagaimana anggota suku Quraisy lainnya. Meskipun tidak memiliki uang untuk berbisnis sendiri, tetapi ia banyak menerima modal dari para janda kaya dan anak-anak yatim yang tidak sanggup menjalankan sendiri dana mereka, dan menyambut baik seseorang yang jujur untuk menjalankan bisnis dengan uang yang mereka miliki berdasarkan kerja sama. Dengan demikian, terbuka kesempatan luas bagi Nabi Muhammad untuk memasuki dunia bisnis dengan cara menjalankan modal orang lain, baik dengan upah maupun berdasarkan persetujuan bagi hasil sebagai mitra.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |