REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa korupsi di Indonesia telah berkembang menjadi sebuah ekosistem yang kompleks, terutama setelah munculnya fenomena "sirkel". Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada para jurnalis di Jakarta pada Senin.
Fenomena sirkel ini melibatkan sejumlah pihak selain pelaku utama dalam kasus korupsi. "Sirkel ini tidak hanya berperan saat modus operandi korupsi dilakukan, tetapi juga sering kali menjadi layering atau lapisan dalam penerimaan uang serta menyamarkan dan mengalirkan uang hasil dugaan tindak pidana korupsi," jelas Budi.
Budi menjelaskan bahwa beberapa sirkel pelaku utama yang ditangani KPK bisa berasal dari pihak keluarga, orang kepercayaan, rekan kerja hingga kolega politik. Mereka terlibat dalam berbagai peran, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga menjadi perantara dalam penerimaan uang hasil korupsi.
Contoh kasus di Pekalongan, Jawa Tengah, dan Bekasi, Jawa Barat, menunjukkan bahwa sirkel tersebut merupakan keluarga inti yang ikut mendapatkan uang hasil dugaan korupsi. Sementara itu, di Tulungagung, Jawa Timur, dan Riau, orang kepercayaan menjadi sirkel untuk mengumpulkan atau menjadi perantara aliran uang.
KPK juga menemukan skema berlapis dalam perkara Bea Cukai, di mana dugaan penerimaan uang tunai disimpan di safe house dan penggunaan nama kolega kerja dicatut sebagai nomine atau digunakan sebagai rekening penampungan dana.
Oleh karena itu, KPK memandang bahwa korupsi sudah seperti suatu ekosistem dengan adanya pihak yang mengatur, menjalankan, dan menyimpan hasil korupsi. Budi menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak cukup hanya menyasar pelaku utama, tetapi harus mengurai seluruh jejaring yang terlibat. "Integritas harus diperkuat dari lingkungan terdekat seperti keluarga, rekan kerja, hingga jejaring politik," tambahnya.
Data penindakan KPK sejak 2004 hingga 2025 mencatat terdapat 1.904 pelaku tindak pidana korupsi yang terdiri dari 1.742 laki-laki (91%) dan 162 perempuan (9%).
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
1














































