REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur, membuka ruang komunikasi bagi belasan pelaku usaha Penanaman Modal Asing (PMA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Langkah ini diwujudkan melalui forum diskusi yang dikemas dalam jamuan makan malam di kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Jumat.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyatakan bahwa forum ini penting untuk memastikan kelancaran investasi para pelaku usaha PMA. Ia menekankan bahwa investor harus selalu mendapatkan informasi agar bisnis mereka di Situbondo berjalan dengan baik.
"Mereka ini kan pelaku usaha PMA, jadi harus selalu mendapatkan informasi, sehingga investasi mereka di Situbondo berjalan dengan baik," kata Bupati Rio.
Wadah Interaksi dan Kenyamanan Investasi
Bupati Rio menjelaskan bahwa forum tersebut menjadi wadah interaksi dan berbagi pengalaman bagi para investor asing. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung kenyamanan investasi di daerah tersebut.
Dengan adanya kenyamanan, diharapkan dapat mengundang investor baru untuk tidak ragu berbisnis di Situbondo. Bupati menyampaikan bahwa perkembangan investasi di Situbondo saat ini terus tumbuh makin baik.
"Semakin mereka paham dengan kewajiban sebagai investor dan kenyamanan berinvestasi, maka akan semakin banyak lagi investor berinvestasi di Situbondo," ujarnya.
Semakin banyak investor yang menanamkan modalnya, maka pertumbuhan ekonomi daerah pun diyakini akan semakin menguat.
Investor Apresiasi dan Rencana Ekspansi
Salah satu investor, Manajer PT Hisenor Technology Indonesia, Mr. Zhao Xiaolei, mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah. Perusahaannya telah membuka usaha di bidang pembenihan udang di Situbondo sejak tahun 2019.
"Kami senang berinvestasi di Situbondo, masyarakatnya ramah, dan kondisi alamnya juga sangat cocok untuk pembibitan benur (pembenihan udang)," katanya.
Mr. Zhao Xiaolei mengaku sejak awal berinvestasi, belum pernah ada forum komunikasi semacam ini. Ia pun kadang kurang memahami aturan di Situbondo. Oleh karena itu, ia merencanakan untuk menambah investasi lebih besar ke depannya seiring dengan telah dibukanya ruang komunikasi oleh pemerintah daerah setempat.
"Ke depan kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan rutin," harapnya.
Target Investasi 2026
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo menargetkan investasi pada tahun 2026 di wilayah setempat mencapai Rp454 miliar. Untuk mencapai target tersebut, ada sejumlah sektor yang ditawarkan kepada investor.
Sektor-sektor tersebut meliputi industri, pertanian/perkebunan, pariwisata, perdagangan, kelautan/perikanan, pelabuhan, pergudangan, serta sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

2 hours ago
2















































