Peredaran Produk Ilegal Masih Mengintai, Penguatan Distribusi Resmi Dinilai Mendesak

18 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peredaran produk ilegal yang tidak memenuhi standar keamanan masih menjadi tantangan di pasar domestik. Kondisi tersebut mendorong pentingnya penguatan jalur distribusi resmi agar masyarakat memperoleh produk yang terjamin legalitasnya sekaligus mendukung pengawasan pemerintah terhadap barang yang beredar di pasaran.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Delta Sukses Teknologi mulai memperluas distribusi produk open-system DWAY ke jaringan ritel modern. Mulai Juli 2026, produk tersebut dipasarkan secara bertahap melalui gerai Alfamart sehingga memperluas jaringan distribusi resminya menjadi lebih dari 6.700 titik penjualan yang terdiri atas official booth, vape store, dan ritel modern.

Perusahaan juga menghadirkan fitur store locator pada laman resminya untuk memudahkan konsumen menemukan lokasi penjualan resmi terdekat. Langkah tersebut diharapkan semakin mempermudah masyarakat memperoleh produk melalui jalur distribusi yang legal dan terverifikasi.

Commercial and Corporate Director PT Delta Sukses Teknologi Ira Octaviera mengatakan, perluasan distribusi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola distribusi produk yang legal dan dapat ditelusuri.

"Semakin mudah masyarakat memperoleh produk melalui jalur resmi, semakin kecil peluang produk ilegal beredar di pasar. Kehadiran di ritel modern juga memberikan kepastian mengenai keaslian produk yang dibeli konsumen," kata Ira.

Menurut dia, penguatan distribusi resmi sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap peredaran produk tembakau alternatif agar seluruh rantai pasok berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Semakin luas akses terhadap produk yang dipasarkan melalui jalur resmi, semakin besar pula kontribusinya dalam menekan peredaran produk ilegal sekaligus menciptakan ekosistem industri yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

Selain memperluas jaringan distribusi, perusahaan juga mendorong edukasi kepada konsumen agar lebih cermat sebelum membeli produk. Konsumen diimbau memastikan produk diperoleh dari lokasi penjualan resmi, serta memeriksa dua indikator utama pada produk, yakni logo resmi DWAY yang tercetak pada cartridge dan pita cukai negara dengan tahun fiskal terbaru yang masih utuh pada kemasan liquid.

Ira mengatakan, langkah sederhana tersebut dapat membantu konsumen menghindari produk ilegal maupun liquid oplosan yang berpotensi tidak memenuhi standar keamanan.

"Memeriksa logo fisik dan pita cukai merupakan salah satu bentuk perlindungan mandiri bagi konsumen. Selain itu, pembelian melalui jalur resmi juga memastikan produk yang dibeli telah memenuhi kewajiban perpajakan kepada negara," ujarnya.

PT Delta Sukses Teknologi juga menerapkan kebijakan penjualan hanya kepada konsumen berusia 21 tahun ke atas. Perusahaan menilai penerapan distribusi resmi, edukasi konsumen, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian dari upaya menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat sekaligus memperkuat tata kelola industri produk tembakau alternatif di Indonesia.

Melalui perluasan jaringan distribusi tersebut, perusahaan berharap masyarakat semakin mudah memperoleh produk melalui jalur resmi sehingga risiko beredarnya produk ilegal dapat ditekan, sementara perlindungan terhadap konsumen dan kepatuhan terhadap regulasi nasional dapat terus diperkuat.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |