eda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji saat diwawancarai seusai acara, Ahad (19/7/2026), petang.
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Dua pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji langsung bertolak ke Pertamina Mandalika International Circuit setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Yogyakarta yang diselenggarakan, Ahad (19/7/2026). Keduanya dijadwalkan menjalani latihan selama dua hari di Sirkuit Mandalika sebagai bagian dari persiapan menghadapi paruh kedua Kejuaraan Dunia 2026 sekaligus balapan kandang MotoGP Indonesia pada 9-11 Oktober mendatang.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) ingin menjaga momentum yang tercipta melalui kiprah dua pebalap tersebut di Kejuaraan Dunia. Kehadiran Veda di Moto3 dan Mario di Moto2 dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk melahirkan lebih banyak talenta balap yang mampu bersaing di level internasional.
Direktur Utama MGPA Ananda Mikola mengatakan kesempatan membalap di Kejuaraan Dunia merupakan peluang yang tidak dimiliki banyak pebalap. Karena itu, Veda dan Mario diminta memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
"Kesempatan seperti kalian ini tidak dapat dua kali," kata Ananda dalam sesi meet and greet yang diselenggarakan di Yogyakarta, Ahad (19/7/2026).
Menurut dia, Veda dan Mario kini tidak hanya membawa nama pribadi maupun tim, tetapi juga harapan masyarakat Indonesia untuk terus berprestasi di ajang balap dunia. Ananda mengingatkan kedua pebalap untuk tetap fokus menjalani karier dan tidak terpengaruh berbagai hal di luar lintasan.
MGPA juga berharap latihan yang akan dijalani Veda dan Mario di Mandalika selama dua hari dapat menjadi bekal penting menghadapi MotoGP Indonesia yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
"Mario dan Veda mewakili Indonesia di kancah dunia," ujarnya.
"Bukan hanya ikut, tetapi mampu bersaing dengan pebalap-pebalap Eropa," katanya menambahkan.

19 hours ago
8















































