Harga Plastik Meroket, Pelaku Industri Buka Suara

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pelaku industri plastik di kawasan sentra tahu Cibuntu, Kota Bandung, Jawa Barat mengeluhkan harga bahan baku biji plastik yang mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Selain itu, mereka juga kesulitan mendapatkan stok bahan baku tersebut.

Salah seorang karyawan pabrik plastik di Cibuntu, Riska Sri Hartati, mengatakan harga pembungkus plastik mengalami kenaikan dari Rp 50.000 per kilogram menjadi Rp 60.000 per kilogram. Ia menyebut kenaikan harga plastik dipengaruhi dampak perang Iran-Amerika.

"Saat ini plastik sedang naik. Dari harga sekitar kurang dari Rp 50.000, sekarang bisa lebih dan paling tinggi kisaran Rp 60.000 lebih," ujar dia, Selasa (31/3/2026).

Ia menuturkan, dalam kondisi normal harga bungkus plastik per kilogram berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 40.000. Kenaikan harga tersebut berdampak pada produksi dan membuat konsumen memilih membeli dalam jumlah lebih sedikit.

"Iya hampir 100 persen. Konsumen banyak yang mengeluhkan harga," kata dia.

Ia melanjutkan, saat ini pelaku usaha juga kesulitan memperoleh bahan baku biji plastik. Riska menyebut biji plastik tersebut diperoleh melalui impor.

"Sekarang bahan lagi susah karena banyak kejadian. Jadi di mana-mana sedang kesulitan bahan. Biji plastik ini impor," kata dia.

Ia menyebut dua ton biji plastik dapat digunakan untuk kebutuhan produksi selama satu pekan. Riska mengatakan, sebelum konflik, harga dua ton biji plastik berada di kisaran Rp 40 juta.

Namun, setelah konflik, harga meningkat menjadi Rp 80 juta. "Iya dua kali lipat kenaikannya," kata dia.

Ia mengatakan pihaknya kerap mencari pemasok biji plastik dengan harga lebih murah. Saat ini, pabrik masih memiliki stok, tetapi dalam jumlah terbatas.

Sementara itu, pelaku industri biji plastik di dalam negeri banyak memproduksi bahan dari hasil daur ulang. Namun, menurut dia, kualitasnya dinilai kurang baik.

"(Daur ulang) kurang bagus, karena berasal dari bahan sisa yang digiling kembali. Kalau yang ini benar-benar bahan asli," kata dia.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |