Kekeringan areal tanaman padi di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu semakin meluas.
REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengajak warganya menggelar sholat sunnah Istisqo atau sholat meminta hujan. Hal itu menyusul terjadinya kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Indramayu.
Lucky mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan sebagai bentuk ikhtiar untuk mengatasi kekeringan. Namun, ikhtiar itu juga harus diimbangi dengan doa memohon pertolongan kepada Allah SWT.
“Saat ini saya minta tolong kepada semua masyarakat Indramayu untuk bersama-sama berdoa, lakukan sholat minta hujan (Istisqo). Itu senjata kita juga, berdoa adalah senjata kita,” ujar Lucky, saat meninjau langsung kondisi Intake (pengambilan air baku) Perumdam Indramayu di Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang, Senin (10/8/2026).
“Usaha sudah. Tapi kalau urusannya dengan langit, sama air dari langit, itu bener-bener Lillahi Ta’ala. Yang kita lakukan adalah usaha dan usahanya sudah ditempuh,” tambah Lucky.
Lucky mengungkapkan, musim kemarau kali ini telah mengakibatkan terjadinya kekeringan pada areal persawahan. Bahkan tak hanya itu, krisis air bersih juga dialami warga di sejumlah wilayah akibat terhentinya aliran air Perumdam Tirta Darma Ayu pada Ahad (9/8/2026) hingga Senin (10/8/2026).
Menurut Lucky, kondisi tersebut terjadi karena debit Sungai Cimanuk yang menjadi sumber air baku utama Perumdam Tirta Darma Ayu menyusut akibat kemarau. Dampaknya, dua sarana pengambilan air utama, yakni Intake Plumbon dan Intake Bojong, jadi mengering.
“Saya sebagai Bupati memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indramayu atas masalah ini, khususnya tentang air yang mati beberapa hari karena memang sumber airnya kering,” ujarnya.

2 hours ago
1













































