Inggris Bakal Bantu Indonesia Bikin 1.500 Kapal Nelayan, Kadin Siap Dukung

1 day ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan dunia usaha dapat membantu mendorong industrialisasi menuju kemandirian maritim.

"Buat Kadin yang paling penting ialah bagaimana dunia usaha, sektor swasta (private sector) bisa membantu industrialisasi menuju kepada kemandirian maritim tapi juga ekonomi bertumbuh," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Ia mengatakan bahwa jika melihat sejarah, industri maritim merupakan industri yang bukan saja pionir atau awal, tetapi juga industri induk. Hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh negara-negara Barat seperti Inggris dan Prancis, tetapi juga diikuti Jepang serta Korea Selatan, yang semuanya berawal dari industri perkapalan.

Menurut Anindya, dukungan Inggris terhadap Indonesia dalam membangun 1.500 kapal tangkap ikan melalui kerja sama maritim kedua negara dapat berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan dampak ekonomi lainnya.

Kadin akan menggelar focus group discussion (FGD) pada 10 Februari 2026 yang merupakan inisiatif Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo. Dalam forum tersebut akan dibahas pentingnya kebangkitan industri perkapalan, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dan harus menjadi pemimpin di sektor maritim.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto menyatakan Pemerintah Inggris mendukung rencana Indonesia membangun 1.500 kapal tangkap ikan melalui kerja sama maritim kedua negara. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Di Kantor Perdana Menteri Inggris, 10 Downing Street, London, Presiden Prabowo dan PM Starmer bertemu selama lebih dari satu jam untuk membahas kemitraan strategis baru kedua negara, kerja sama bidang maritim, serta peluang kerja sama di bidang pendidikan.

Presiden kemudian menekankan bahwa tiga perempat wilayah Indonesia merupakan lautan. Artinya, negara perlu hadir memenuhi kebutuhan nelayan untuk melaut dengan kapal-kapal yang mumpuni. Jika kebutuhan nelayan terpenuhi, Presiden meyakini hasil tangkapan ikan dan boga bahari lainnya dapat meningkat sehingga tingkat konsumsi protein masyarakat Indonesia turut bertambah.

Dalam pertemuan empat mata dengan PM Starmer, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa dirinya telah menemui CEO Babcock dalam rangkaian lawatannya di Inggris. Babcock merupakan galangan kapal Inggris yang menjadi mitra dalam pembangunan kapal tangkap ikan Indonesia.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |