Kemenpora Buka Layanan Pengaduan untuk Atlet yang Jadi Korban Pelecehan Seksual dan Kekerasan Fisik

9 hours ago 10

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bergerak cepat merespons dugaan kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet dengan membuka layanan pengaduan resmi bagi insan olahraga di seluruh Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan, negara hadir untuk memastikan setiap atlet mendapatkan perlindungan yang layak dan bermartabat.

“Saya ingin menyampaikan kepada seluruh atlet Indonesia, di cabang olahraga mana pun, di tingkat mana pun: Kemenpora berdiri bersama kalian. Kalian tidak sendiri,” ujar Erick dalam keterangan resmi, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, layanan ini dibuka sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem olahraga yang aman dan berintegritas. Atlet atau insan olahraga yang pernah maupun sedang menjadi korban pelecehan seksual dan kekerasan fisik dipersilakan melapor melalui saluran yang telah disiapkan.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk mendengar, membantu, dan melindungi seluruh atlet Indonesia jika ada yang pernah atau bahkan sedang menjadi korban pelecehan atau kekerasan seksual maupun fisik,” kata Erick menegaskan.

Ia menambahkan, olahraga Indonesia harus berdiri di atas nilai integritas, rasa hormat, dan perlindungan terhadap setiap insan yang mengabdikan diri untuk bangsa.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa olahraga Indonesia berdiri di atas nilai integritas, rasa hormat, dan perlindungan terhadap setiap insan yang mengabdikan dirinya untuk bangsa,” ujar Erick.

Adapun layanan pengaduan dapat diakses melalui email [email protected]. Untuk komunikasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi narahubung Kemenpora atas nama Wury di nomor 085645882882.

Kemenpora berharap langkah ini menjadi pintu awal untuk membangun ruang olahraga yang aman, bermartabat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |