Sistem pertahanan anti-rudal Iron Dome Israel dikerahkan di dekat Yerusalem, 14 April 2024.
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Hubungan dekat Uni Emirat Arab dan Israel makin mesra. Negara Zionis itu disebut mengirimkan baterai anti-rudal Iron Dome dan personel untuk mengoperasikannya ke Uni Emirat Arab guna mempertahankan negara tersebut dari balasan Iran.
Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mengungkapkan hal ini, menggarisbawahi berkembangnya hubungan pertahanan antara Israel dan UEA. Huckabee, seorang pendeta Baptis, mantan gubernur Arkansas dan pernah menjadi calon presiden, menyampaikan komentar tersebut di atas panggung pada sebuah acara di Tel Aviv, Israel.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Uni Emirat Arab, anggota pertama perjanjian Abraham,” kata Huckabee di Konferensi Tel Aviv. "Lihat saja manfaatnya. Israel baru saja mengirimi mereka baterai Iron Dome dan personel untuk membantu mengoperasikannya."
Uni Emirat Arab, sebuah federasi tujuh kerajaan di Semenanjung Arab, secara diplomatis mengakui Israel pada tahun 2020. UEA tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pengakuan Huckabee.
Huckabee menambahkan bahwa dia “sangat optimis” bahwa negara-negara lain di kawasan ini akan segera bergabung dengan Abraham Accords, perjanjian pengakuan diplomatik tahun 2020 yang juga mencakup kerajaan Teluk Arab, Bahrain, untuk menjalin hubungan formal dengan Israel.
Namun, banyak negara Arab tetap marah dengan aksi genosida Israel selepas serangan Hamas pada tahun 2023. Genosida itu menyebabkan ratanya Jalur Gaza dan sekutu Iran melakukan serangan di Timur Tengah yang lebih luas. Israel sekarang juga menguasai wilayah di Lebanon dan Suriah.
Perjanjian Abraham yang Kontroversial
“Negara-negara Teluk kini paham bahwa mereka harus membuat pilihan – apakah mereka lebih mungkin diserang oleh Iran atau Israel?” tanya Huckabee. "Mereka melihat bahwa Israel membantu kami dan Iran menyerang kami. Israel tidak mencoba mengambil alih tanah Anda, dan tidak meluncurkan rudal kepada Anda."
Pernyataan Huckabee ini bersamaan dengan laporan bahwa Uni Emirat Arab secara diam-diam melakukan pemboman terhadap Iran selama perang yang dilancarkan oleh pendudukan Israel dan Amerika Serikat terhadap Republik Islam. Ini menandai peningkatan signifikan dan sebelumnya tidak diungkapkan dalam keterlibatan negara-negara Teluk dalam perang tersebut.

2 hours ago
2
















































