Menhub Pastikan Kelancaran Arus Mudik 1447 H, Puncak Arus Balik Diprediksi H+3

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan seluruh fasilitas transportasi dan layanan publik selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah berjalan aman, lancar, dan optimal. Hal tersebut disampaikannya saat memantau Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Perhubungan (Pusintrans) di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Sabtu.

Menurut Dudy, pemerintah berkomitmen menjaga kualitas layanan hingga masa arus balik berakhir. Ia menyebut puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3), dengan lonjakan pergerakan di hampir seluruh moda transportasi. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026 (H+3).

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, Kementerian Perhubungan menyediakan layanan pemantauan berbasis digital melalui platform Nusantara Hub Live Streaming. Kanal ini memungkinkan masyarakat mengakses informasi secara real time terkait kondisi lalu lintas, cuaca, serta kepadatan di berbagai simpul transportasi.

“Melalui kanal resmi ini, masyarakat dapat menyesuaikan waktu dan rute perjalanan berdasarkan kondisi aktual di lapangan,” ujar Dudy.

Pemantauan tersebut terintegrasi dengan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang berfungsi sebagai pusat koordinasi nasional. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan melalui contact center 151.

Di lapangan, arus kendaraan dari arah barat menuju Semarang masih terpantau pada hari Lebaran. Berdasarkan data Pos Pengamanan Gerbang Tol Kalikangkung, volume kendaraan yang masuk ke Semarang pada pukul 06.00–18.00 WIB mencapai 16.841 unit, sedangkan kendaraan menuju arah Jakarta tercatat 10.569 unit.

Arus lalu lintas sempat landai pada pagi hari, dengan kisaran 200–300 kendaraan per jam. Namun, memasuki siang hingga sore hari, volume meningkat hingga lebih dari 2.000 kendaraan per jam. Meski demikian, kepadatan masih relatif terkendali.

Sebelumnya, Korps Lalu Lintas Polri telah menghentikan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) nasional di Tol Trans Jawa yang berlaku dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung. Kebijakan tersebut diberlakukan sejak 18 Maret 2026 untuk mengurai kepadatan selama puncak arus mudik.

Di sektor perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat sebanyak 39.678 penumpang menggunakan layanan kereta api selama periode 11–21 Maret 2026. Puncak pergerakan terjadi pada 18 Maret dengan 3.928 penumpang.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |