Motor Senyum Melayani Pemudik Secara Humanis Selama Arus Mudik Lebaran 2026

8 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persiapan menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026 mulai dimatangkan di berbagai wilayah dengan fokus utama pada pelayanan humanis dan keselamatan perjalanan.

Di Jawa Barat, Kepolisian Daerah (Polda) Jabar meluncurkan inovasi tim urai kemacetan yang dinamakan Motor Senyum. Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, menjelaskan bahwa penamaan ini merupakan upaya memoles citra tim urai agar lebih ramah dan dekat dengan masyarakat, sekaligus menjadi bagian inti dari Operasi Ketupat 2026.

Personel Motor Senyum dibekali tugas yang melampaui sekadar pengaturan lalu lintas. Mereka hadir di titik-titik krusial seperti rest area, pos pengamanan, dan jalur arteri untuk memberikan bantuan langsung bagi pemudik yang mengalami kendala.

Menariknya, anggota tim ini juga membawa perlengkapan sederhana berupa takjil dan makanan ringan untuk dibagikan kepada pengendara yang masih berada di jalan saat waktu berbuka puasa tiba.

Selain aspek kenyamanan, tim Motor Senyum juga menjadi solusi teknis bagi pemudik yang mengalami masalah kendaraan atau kehabisan bahan bakar. Personel disiagakan untuk mengawal pemudik menuju bengkel atau SPBU terdekat, memastikan tidak ada warga yang terlantar di tengah kemacetan. Pendekatan ramah ini diharapkan dapat meredam ketegangan psikologis yang sering muncul akibat kepadatan arus lalu lintas di jalur mudik Jawa Barat.

Sementara itu, beralih ke Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang juga tengah bersiap menyelenggarakan program mudik gratis 2026. Meski anggaran daerah mengalami penyesuaian, Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menegaskan program ini tetap berjalan melalui kolaborasi strategis dengan pihak swasta, yakni PO Bagong dan Bank Jatim. Sebanyak tiga unit bus dengan total kapasitas 120 penumpang disiapkan untuk melayani rute-rute populer seperti Madura, Pacitan, dan Trenggalek.

Pendaftaran program mudik gratis di Kota Malang direncanakan mulai dibuka pada H-7 sebelum keberangkatan yang dijadwalkan pada Maret 2026. Masyarakat dapat mendaftar secara daring maupun luring dengan syarat utama menunjukkan KTP Kota Malang.

Walaupun jumlah armada tahun ini lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya karena minimnya dukungan anggaran dari pemerintah provinsi, Pemkot Malang tetap berkomitmen memfasilitasi warga agar dapat pulang kampung dengan aman dan tertib.

Langkah serupa juga diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang justru menambah kuota program mudik gratisnya.

Akibat tingginya antusiasme masyarakat pada gelombang pertama, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menambah kapasitas sebanyak 100 kursi tambahan berkat kerja sama dengan Bank BJB. Dengan tambahan dua armada bus ini, total peserta yang akan diberangkatkan kini mencapai 700 orang.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |