Matheus Cunha (kanan) dari Manchester United berebut bola dengan Strahinja Pavlovic (kiri) dan Ardon Jashari dari AC Milan dalam laga pramusim Manchester United vs AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, Sabtu, 15 Agustus 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United (MU) menelan kekalahan 2-4 dari AC Milan dalam laga pramusim di Wroclaw, Polandia, Sabtu (15/8/2026). Pelatih MU Michael Carrick mengakui timnya tampil buruk dan menegaskan tidak ada alasan untuk membenarkan hasil tersebut.
Kekalahan ini terasa semakin mengecewakan karena United sempat dua kali memimpin. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga laga berakhir. Milan yang kini dilatih mantan pelatih United, Ruben Amorim, justru menutup pertandingan dengan pesta gol.
Harry Maguire membawa United unggul ketika pertandingan baru berjalan sekitar 100 detik. Bek asal Inggris itu menyambut bola dengan sundulan untuk membawa Setan Merah memimpin.
Milan kemudian merespons melalui Samuel Chukwueze. Pemain tersebut muncul di tiang jauh dan menyamakan kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
United kembali memimpin pada babak kedua melalui Patrick Dorgu. Namun, keunggulan tersebut kembali sirna setelah Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek mencetak gol secara beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 4-2.
Carrick tidak berusaha mencari pembenaran atas kekalahan tersebut. "Kami kecewa dengan hasil hari ini. Kami tidak bermain bagus hari ini," kata Carrick kepada MUTV seusai pertandingan, dikutip dari ESPN.
Menurut dia, pertandingan tersebut tetap menjadi bahan evaluasi penting bagi skuadnya. Beberapa pemain baru mendapatkan menit bermain pertama pada pramusim sehingga laga melawan Milan dapat menjadi pengalaman berharga sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Ada berbagai alasan, tapi tidak ada alasan pembenaran. Kami hanya tidak bermain cukup baik hari ini," ujar Carrick.

5 hours ago
4













































