REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Program Sarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi meraih Akreditasi Unggul.
Akreditasi ini berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) Nomor 234/AK.03.05/2026 yang diterbitkan pada 28 Juli 2026. Status akreditasi berlaku mulai 4 Juni 2026 hingga 4 Juni 2031.
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UMJ, Dr Oktaviana Purnamasari, M.Si menyebut, akreditasi unggul menjadi tonggak penting bagi pengembangan Prodi Ilmu Komunikasi. Menurutnya, capaian ini hasil dari proses yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Menurut dia, capaian akreditasi unggul ini tentu menjadi prestasi luar biasa bagi seluruh sivitas akademika Prodi Ilmu Komunikasi.
‘’Raihan ini tak mungkin dicapai tanpa kolaborasi, konsistensi, dan militansi dosen, pimpinan fakultas, pimpinan universitas, penjaminan mutu, unit kendali mutu, serta seluruh pihak yang bersama-sama berproses hingga akhirnya Prodi Ilmu Komunikasi meraih akreditasi unggul,” ujar Oktaviana dikutip Senin (10/8/2026).
Oktaviana mengatakan, Prodi Ilmu Komunikasi memperkuat berbagai aspek untuk memenuhi indikator akreditasi unggul. Upaya tersebut mencakup pengembangan akademik, prestasi mahasiswa, hingga perluasan kerja sama internasional.
Ia pun menegaskan, persiapan menuju akreditasi unggul bukanlah proses yang instan.
‘’Kami mempersiapkannya selama bertahun-tahun, terutama empat tahun terakhir dengan memperkuat prestasi mahasiswa, mendorong magang di dunia industri, memperluas program internasionalisasi, serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Oktaviana menjelaskan, fasilitas laboratorium menjadi salah satu pendukung pencapaian akreditasi unggul. Laboratorium tersebut juga mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi melalui berbagai kegiatan praktik.
Laboratorium Prodi Ilmu Komunikasi, ungkap dia, menjadi salah satu keunggulan. Mahasiswa tak hanya belajar di laboratorium, juga aktif menghasilkan karya, mengembangkan program penyiaran melalui MRadio, hingga meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
‘’Dengan dukungan dosen dan program studi, laboratorium benar-benar dimanfaatkan sebagai bekal mahasiswa sebelum terjun ke dunia industri,” ungkapnya.
Menurut Oktaviana, akreditasi unggul menjadi tantangan bagi Prodi Ilmu Komunikasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menilai capaian tersebut harus diikuti dengan penguatan kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Ia menambahkan, kreditasi unggul ini menjadi pemacu bagi prodi untuk terus menjaga kualitas. Pihaknya ingin memberikan pengalaman belajar tidak hanya di dalam kampus juga di luar kampus.
Dengan demikian, mahasiswa siap memasuki dunia industri dan memiliki kompetensi sebagai entrepreneur berbasis komunikasi kreatif dan digital. Oktaviana berharap akreditasi unggul menjadi pijakan Prodi Ilmu Komunikasi untuk terus berkembang.
“Saya berharap Prodi Ilmu Komunikasi semakin maju dan mampu mendorong UMJ menjadi universitas yang semakin berkemajuan. Mahasiswa diharapkan menjadi agent of change, sedangkan riset dosen dan mahasiswa dapat melahirkan inovasi yang memberikan dampak, tidak hanya bagi UMJ tetapi juga bagi Indonesia,” tutupnya.

6 hours ago
5











































