Kondisi setelah serangan Israel menghantam sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan selatan. Iran, Sabtu (28/2/2026). Puluhan siswi meninggal akibat serangan itu.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer terhadap Iran. Pengamat Timur Tengah Universitas Indonesia (UI), Prof Yon Machmudi, menilai eskalasi terbaru ini menunjukkan peran AS yang jauh lebih dominan dibandingkan konflik sebelumnya.
Serangan gabungan AS dan Israel pada Sabtu (28/2/2026) menargetkan sejumlah wilayah di Iran, termasuk Teheran. Operasi ini dilakukan di tengah meningkatnya tekanan terhadap Iran terkait program nuklir dan keamanan kawasan.
Menurut Yon, dalam konflik terbaru ini, kepentingan Amerika Serikat terlihat lebih menonjol dibandingkan serangan sebelumnya pada pertengahan 2025 yang lebih didominasi Israel.
"Jika pada serangan sebelumnya itu diawali oleh Israel, jadi kepentingan Israel sangat mendominasi tetapi sekarang justru Amerika di bawah Trump semangat untuk melakukan serangan," ujar Prof Yon saat dihubungi Republika, Sabtu (28/2/2026).
Ia menilai, langkah Amerika Serikat diawali dengan tekanan diplomatik agar Iran bersedia bernegosiasi, namun pada akhirnya berubah menjadi aksi militer. Menurut dia, terdapat ambisi kuat dari Presiden AS untuk melemahkan Iran setelah upaya menggoyang pemerintahan Teheran melalui tekanan internal sebelumnya tidak berhasil.
Situasi ini terjadi setelah Israel mengumumkan serangan pendahuluan terhadap Iran yang juga disertai dukungan militer Amerika Serikat. Iran pun melakukan pembalasan langsung, termasuk terhadap pangkalan militer AS di kawasan.
Lebih lanjut, Yon menilai kepentingan Amerika terhadap Iran tidak semata-mata karena konflik Iran–Israel, tetapi juga berkaitan dengan persaingan geopolitik global dengan China. Dia melihat Amerika Serikat berusaha melemahkan negara-negara sekutu China, khususnya negara produsen minyak.

3 hours ago
1















































