REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang turut didukung PT PLN (Persero) menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri 1447 H bersama keluarga di kampung halaman.
Tidak sekadar menyediakan perjalanan tanpa biaya, program ini menghadirkan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
Jefry, pemudik asal Kediri, Jawa Timur, merasakan langsung manfaat program ini. Baginya, ini bukan hanya memudahkan perjalanan pulang kampung, juga membantu menghemat biaya sehingga anggaran perjalanan dapat diatur lebih efisien.
Ia bahkan mengaku telah dua kali mengikuti program ini dan selalu merasakan manfaatnya. “Program ini sangat membantu, terutama dari sisi biaya. Kalau mudik sendiri, pengeluaran cukup besar, apalagi mudik berdua sama istri. Dengan program ini jauh lebih ringan dan pastinya sampai di tujuan dengan aman,” ungkap Jefry.
Kemudahan proses pendaftaran serta rasa aman selama perjalanan dirasakan peserta lain. Annisa, pemudik asal Blitar, menilai perlindungan asuransi dari PLN Insurance membuat perjalanan terasa lebih tenang. Selain itu, proses daftar ulang yang sederhana turut mempermudah peserta.
“Proses pendaftarannya mudah dan tidak ribet. Ditambah lagi ada perlindungan asuransi dari PLN Insurance, jadi merasa lebih tenang selama perjalanan,” tutur Annisa.
Penyediaan perlindungan melalui PLN Insurance menjadi bagian dari komitmen perusahaan memastikan pemudik menempuh perjalanan dengan aman dan nyaman. Dengan adanya asuransi, peserta menikmati perjalanan lebih tenang sekaligus menyenangkan.
Tahun ini, PT PLN (Persero) memberangkatkan 12.500 pemudik, 9.404 diantaranya diberangkatkan menggunakan moda kereta dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026. Pelepasan secara simbolis dilakukan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Menurut Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, partisipasi PLN dalam program ini tak hanya memfasilitasi perjalanan, juga menghadirkan manfaat nyata melalui perjalanan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
“Program ini tak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan lebih aman dan nyaman, juga wujud kolaborasi BUMN menghadirkan solusi transportasi lebih efisien dan berkelanjutan," ucap Yusuf Didi melalui keterangan, Ahad (22/3/2026).
Ia menambahkan, penggunaan moda transportasi kereta dalam program ini diperkirakan mampu menurunkan emisi hingga sekitar 19 persen dibandingkan bila pemudik menggunakan motor.
Hal ini menegaskan peran penting transportasi massal dalam mendukung upaya pemerintah mempercepat transisi energi sekaligus mendorong dekarbonisasi.
“Pemanfaatan transportasi massal seperti kereta menjadi langkah nyata menekan emisi karbon dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi. Jadi, selain memberikan manfaat dengan memfasilitasi berkumpul bersama keluarga di momen Hari Raya, program ini juga berdampak positif bagi lingkungan,” ujar Yusuf Didi.
Secara akumulatif, Program Mudik Gratis BUMN 2026 berhasil memberangkatkan 116.688 pemudik, melampaui target awal sebanyak 104.000 peserta.
Khusus untuk moda kereta, BUMN mengoperasikan 99 rangkaian kereta dengan total sekitar 28.720 penumpang yang berangkat dari Jakarta dan Surabaya menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam program ini, PLN sendiri berkontribusi memberangkatkan total 12.500 peserta dari tujuh lokasi keberangkatan, yakni Jakarta, Surabaya, Aceh, Bali, Padang, Makassar, dan Balikpapan.
Mereka diberangkatkan dengan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kapal laut, hingga kereta, dengan tujuan ke sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Sumatra.
Program mudik yang diselenggarakan PLN berjalan rutin sejak 2019 , sebagai komitmen perusahaan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat Indonesia.

2 hours ago
1

















































