Rajin Catat Makanan Dikaitkan dengan Penurunan Berat Badan Lebih Besar

5 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebiasaan mencatat makanan yang dikonsumsi setiap hari ternyata berkaitan dengan penurunan berat badan yang lebih besar. Sebuah studi menunjukkan, orang yang mencatat asupan makanan hampir setiap hari dapat kehilangan rata-rata 11 persen dari berat badan awal mereka dalam waktu enam bulan.

Peneliti dari MyNetDiary, aplikasi pengelolaan pola makan dan berat badan berbasis di Amerika Serikat, menganalisis data penggunaan aplikasi selama enam bulan dari 5.132 pengguna. Penelitian tersebut, dilansir dari Korea Times, Kamis (3/9/2026), dilakukan untuk melihat hubungan antara frekuensi mencatat makanan dan perubahan berat badan.

Rata-rata usia peserta adalah 42,1 tahun dan 72,8 persen di antaranya merupakan perempuan. Dalam penelitian tersebut, satu hari dihitung sebagai "hari pencatatan makanan" apabila pengguna memasukkan sedikitnya satu jenis makanan ke dalam aplikasi.

Para peserta kemudian dikelompokkan berdasarkan rata-rata jumlah hari dalam sepekan ketika mereka mencatat makanan. Perubahan berat badan masing-masing kelompok kemudian dibandingkan.

Hasilnya menunjukkan pola yang cukup jelas. Semakin sering seseorang mencatat makanan yang dikonsumsinya, semakin besar pula penurunan berat badan yang cenderung dialami.

Peserta yang mencatat makanan selama enam hingga tujuh hari dalam sepekan mengalami penurunan rata-rata 11 persen dari berat badan awal selama enam bulan. Sebagai perbandingan, peserta yang mencatat makanan kurang dari dua hari dalam sepekan mengalami penurunan rata-rata tujuh persen.

Secara lebih rinci, peserta yang mencatat makanan selama dua hingga kurang dari tiga hari per pekan kehilangan rata-rata 7,4 persen berat badan. Mereka yang mencatat selama tiga hingga empat hari mengalami penurunan 7,8 persen, sedangkan pencatatan selama empat hingga lima hari dikaitkan dengan penurunan sekitar delapan persen.

Sementara itu, peserta yang mencatat makanan selama lima hingga enam hari per pekan mengalami penurunan berat badan rata-rata 9,8 persen. Secara keseluruhan, penurunan berat badan cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah hari seseorang mencatat makanan.

Hubungan tersebut tetap terlihat setelah peneliti memperhitungkan faktor usia, jenis kelamin, dan indeks massa tubuh (IMT) pada awal penelitian. Setiap tambahan satu hari dalam sepekan untuk mencatat makanan dikaitkan dengan kemungkinan 35 persen lebih tinggi untuk kehilangan setidaknya lima persen berat badan.

Bagi orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan setidaknya lima persen dari berat badan awal dianggap sebagai capaian yang bermakna secara klinis. Penurunan berat badan pada tingkat tersebut dapat membantu memperbaiki sejumlah indikator kesehatan, termasuk kadar gula darah, tekanan darah, dan kadar lemak dalam darah.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |