Sumsel Waspadai Karhutla Saat Kemarau Memasuki Puncak

5 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG — Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan mencapai 1.926,2 hektare sepanjang Januari-Juli 2026. Angka itu melonjak 1.261,4 hektare dibandingkan akumulasi hingga Juni yang tercatat 664,8 hektare.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto mengatakan data tersebut berdasarkan hasil analisis citra satelit hasil kerja sama Kementerian Kehutanan dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Dari luasan karhutla tersebut, seluas 1.857,7 hektare terjadi di lahan mineral dan 68,5 hektare di lahan gambut,” kata Ferdian di Palembang, Jumat (14/8/2026).

Data SiPongi Kementerian Kehutanan juga mencatat luas indikatif karhutla di Sumatera Selatan mencapai sekitar 1.926,22 hektare. Secara nasional, luas areal karhutla pada Januari-Juni 2026 telah mencapai lebih dari 107 ribu hektare, menunjukkan tekanan kebakaran yang meningkat menjelang puncak musim kemarau.

Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjadi daerah dengan luasan karhutla terbesar di Sumsel, yakni 516 hektare. Posisi berikutnya ditempati Banyuasin seluas 274,4 hektare, terdiri atas 256,9 hektare lahan mineral dan 17,5 hektare lahan gambut.

Karhutla di Ogan Ilir tercatat mencapai 272,5 hektare, disusul Ogan Komering Ilir (OKI) 230,3 hektare dan Musi Banyuasin 228 hektare. Dari luas kebakaran di Musi Banyuasin tersebut, 29,1 hektare di antaranya terjadi di lahan gambut.

Sementara itu, luas lahan terbakar di Muara Enim mencapai 141,9 hektare. Musi Rawas Utara mencatat 111,9 hektare karhutla, termasuk 19,9 hektare lahan gambut. Di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kebakaran mencapai 57,4 hektare dengan dua hektare berada di kawasan gambut.

Karhutla juga tercatat di OKU Selatan seluas 55,2 hektare dan OKU Timur 23,2 hektare. Adapun Prabumulih mencatat 7,3 hektare, Lahat enam hektare, Palembang 1,5 hektare, dan Musi Rawas 0,6 hektare.

“Lubuklinggau, Pagar Alam, dan Empat Lawang tercatat nihil luasan karhutla,” ujar Ferdian.

Luasan karhutla Sumsel hingga Juli 2026 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama dalam tiga tahun sebelumnya. Pada 2023, luas kebakaran tercatat 1.178,5 hektare, kemudian 963,1 hektare pada 2024 dan meningkat menjadi 1.382,4 hektare pada 2025.

Meski demikian, luas karhutla tahun ini masih berada di bawah catatan periode yang sama pada 2022 yang mencapai 2.445,7 hektare.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |