KAI Terapkan Tarif Rp1 LRT Jabodebek Saat Lebaran 2026

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan kejutan spesial bagi masyarakat pada momentum Angkutan Lebaran 2026. Melalui kebijakan tarif khusus, KAI akan memberlakukan tarif Rp1 untuk seluruh relasi dan lintas pelayanan LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, sesuai ketetapan pemerintah.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin mudah dijangkau masyarakat, khususnya pada periode libur Lebaran yang identik dengan tingginya mobilitas.

Menurut dia, momentum Lebaran menjadi waktu bagi masyarakat untuk bersilaturahmi, berwisata, serta menikmati kebersamaan bersama keluarga. Karena itu, KAI ingin menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih terjangkau sekaligus menyenangkan melalui tarif simbolis tersebut.

“Melalui kebijakan tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1 dan H2 Lebaran 2026, KAI ingin menghadirkan kejutan yang menyenangkan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, kebijakan tarif khusus ini diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek sebagai pilihan mobilitas di kawasan perkotaan, terutama pada masa libur Lebaran.

Untuk memastikan program berjalan optimal, KAI telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif. Persiapan tersebut mencakup optimalisasi petugas pengamanan, kesehatan, dan layanan di stasiun maupun di dalam kereta. Selain itu, pengaturan kepadatan penumpang juga menjadi perhatian utama, khususnya di area peron, gate, serta titik-titik yang berpotensi mengalami lonjakan pengguna.

KAI juga memberikan perhatian khusus bagi pelanggan prioritas guna memastikan seluruh pengguna tetap dapat menikmati layanan dengan aman dan nyaman.

Dari sisi sistem, KAI telah melakukan penyesuaian ticketing secara menyeluruh, mulai dari pengaturan tarif, kesiapan gate, hingga optimalisasi kanal penjualan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional di tengah potensi peningkatan volume penumpang.

Tak hanya itu, KAI juga menyiapkan langkah operasional tambahan dengan menghadirkan posko masa Lebaran serta menerapkan pola operasi akhir pekan (weekend). Upaya ini diharapkan mampu menjaga kualitas layanan tetap optimal selama periode program berlangsung.

Bobby menegaskan, KAI akan terus menghadirkan layanan transportasi publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan tarif khusus ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pelanggan LRT Jabodebek pada masa Lebaran sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai solusi mobilitas perkotaan,” katanya.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |