REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Lokasi Kapal Induk Charles de Gaulle milik Marine Nationale (Angkatan Laut Prancis), secara tidak sengaja terungkap hampir secara real-time. Hal itu terjadi ketika seorang pelaut merekam aktivitas lari di dek kapal induk menggunakan aplikasi Strava.
Harian Le Monde pada Kamis (19/3/2026) melaporkan, aktivitas mengaktifkan aplikasi pelacak olahraga popule tersebut mengungkap posisi Charles de Gaulle di Laut Mediterania. Posisi kapal induk saat itu sedang dalam misi bergerak ke Iran.
Surat kabar tersebut mengatakan seorang perwira AL muda menggunakan jam tangan pintar yang terhubung untuk mencatat lari sejauh lebih dari tujuh kilometer di dek kapal. Dengan profil Strava publiknya, hal itu menyiarkan lokasi kapal induk bertenaga nuklir itu hampir setiap saat.
"Pada tanggal 13 Maret, pukul 10.35 pagi, di tengah deburan ombak, Arthur (bukan nama aslinya), seorang perwira muda di Angkatan Laut Prancis, sedang berlari mengelilingi dek kapal tempat ia bekerja. Untuk merekam performanya-sedikit lebih dari 7 kilometer yang ditempuh dalam tiga puluh lima menit-ia menggunakan jam tangan pintar di pergelangan tangannya. Data yang dikumpulkan kemudian diunggah ke internet," lapor Le Monde.
"Karena Arthur memiliki profil di aplikasi olahraga Strava, dan profil tersebut bersifat 'publik': siapa pun dapat melihatnya." Le Monde kemudian memverifikasi pelanggaran tersebut menggunakan citra satelit yang diambil tak lama setelah lari tersebut.
Aktivitas perwira itu juga dengan jelas menunjukkan garis besar kapal induk sepanjang 262 meter di barat laut Pulau Siprus, sekitar 100 kilometer dari pantai Turki. Dikutip dari Security Affairs, kasus itu menyoroti risiko keamanan yang terus berlanjut dari aplikasi kebugaran. Pasalnya, posisi militer yang sensitif masih dapat terungkap meskipun telah diberikan peringatan sebelumnya.

6 hours ago
7

















































