RI Perkuat Pasokan Minyak dari Luar Timur Tengah

2 hours ago 2

Sejumlah pekerja berdiri di atas kapal tanker Gamsunoro di Tuzla, Istanbul, Turki, Kamis (24/10/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah mempercepat langkah pengamanan pasokan energi di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Indonesia mulai memperkuat suplai minyak dari luar kawasan tersebut untuk menjaga ketahanan energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah kesepakatan kerja sama untuk memperluas sumber impor. Langkah ini ditempuh guna meredam risiko gangguan distribusi global akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Pemerintah sudah punya MoU untuk mendapatkan suplai dari non-Middle East. Misalnya Pertamina sudah membuat MoU dengan Amerika, beberapa dengan Chevron, dengan Exxon, dan yang lain,” kata Menko Perekonomian, di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Menurut Airlangga, konflik berisiko menekan stabilitas pasokan minyak dunia, terutama jika jalur pelayaran strategis terganggu. Pemerintah terus memantau negara mana yang siap memasok kebutuhan domestik.

“Kita monitor mana yang tersedia dan mana yang bisa diimpor,” ujarnya.

Airlangga menilai dampak konflik tidak berhenti pada sektor energi. Gangguan distribusi global dapat mendorong kenaikan biaya logistik dan memengaruhi arus perdagangan internasional.

Ia menyebut sektor transportasi dan pariwisata juga berpotensi terdampak jika eskalasi berlangsung lama. “Dampaknya tergantung berapa lama konflik berlangsung. Kita terus memonitor apakah ini berlangsung singkat atau berkepanjangan,” tutur Airlangga.

Selain itu, kenaikan harga minyak dunia membuka peluang penyesuaian harga bahan bakar minyak di dalam negeri. “Otomatis akan naik seperti saat konflik di Ukraina. Namun kali ini suplai dari Amerika juga meningkat dan OPEC menambah kapasitas produksi,” kata Airlangga.

Pemerintah menegaskan stabilitas pasokan dan pengendalian dampak ekonomi menjadi fokus utama agar gejolak global tidak mengguncang ketahanan ekonomi nasional.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |