Balinale Film Festival ke-19 Digelar pada Juni 2026

1 hour ago 1

BALI International Film Festival atau Balinale siap digelar untuk ke-19 kalinya pada 1-7 Juni 2026. Sebelumnya, acara  prelude bertajuk Road to Balinale 2026 digelar pada Kamis, 30 April 2026 di Bali Beach Garden Terrace, The Meru Sanur.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Acara ini menghadirkan malam yang memadukan cerita, sinema, dan kebersamaan di tepi laut. “Balinale selalu lebih dari sekadar pemutaran film. Ini adalah ruang untuk membangun koneksi - antarbudaya, antarkomunitas, dan antara manusia dengan cerita yang bermakna,” kata Pendiri sekaligus Festival Director Balinale, Deborah Gabinetti.

Pada 2024, Balinale resmi ditetapkan sebagai festival kualifikasi Oscar, yang membuka peluang lebih besar bagi sineas untuk meraih pengakuan global melalui kompetisi film pendeknya.

Partisipasi Sineas Meningkat

Seiring dengan itu, terjadi peningkatan partisipasi sineas yang signifikan. Balinale 2024 menayangkan 60 film dari 25 negara dengan 41 pemutaran perdana. Pada 2025, festival ini semakin meluas dengan menghadirkan lebih dari 70 film dari 32 negara, termasuk 8 world premieres, 25 Asian premieres, dan 16 international premieres, serta 23 film Indonesia. Edisi 2025 juga menandai kehadiran Balinale di Sanur, menghadirkan pemutaran IMAX 3D pertama di Bali, serta partisipasi lebih dari 50 sineas yang berasal dari lebih dari 10 negara.

Memasuki 2026, Balinale mencatatkan lebih dari 1.300 karya yang masuk dari berbagai negara, termasuk Indonesia, yang mencerminkan jangkauan internasional yang semakin luas. Melalui kategori resmi seperti Short Narrative, Narrative Feature, Short Documentary, Documentary Feature, dan Short Animation, festival ini akan menampilkan 100 film dari 35 negara.

“Termasuk 20 world premieres, 10 international premieres, dan 26 Asian premieres, yang menghadirkan keragaman cerita serta perspektif sinematik dari berbagai penjuru dunia,” kata Gabinnetti.

Di saat yang sama, Balinale terus mendorong pertumbuhan sinema Indonesia, termasuk kemunculan sutradara muda berbakat, berkembangnya suara baru dalam film fiksi dan dokumenter. Selain pemutaran film, Balinale juga menghadirkan program pengembangan talenta dan kolaborasi kreatif global.

Salah satunya Art of the Score oleh The Juilliard School yang dikembangkan sejak 2021 oleh Dr. Edward Bilous, Director of the Juilliard Center for Innovation in the Arts. Program ini menghubungkan mahasiswa pencipta musik untuk media visual dengan sineas dari seluruh dunia.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |