Muktamar Nasyiatul Aisyiyah Usung Tema Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Nasyiatul Aisyiyah menggelar Tanwir 3 dan Muktamar ke-15 pada 6-8 Agustus 2026 dengan mengusung tema 'Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan'. Rangkaian kegiatan tersebut akan diawali dengan Tanwir pada 6 Agustus, sedangkan Muktamar berlangsung pada 7-8 Agustus.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah 2022-2026, Ariati Dina Puspitasari, mengatakan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah akan menjadi ruang bagi perempuan muda dari seluruh Indonesia untuk membahas berbagai isu strategis sekaligus menentukan arah gerak organisasi pada periode berikutnya.

"Untuk Muktamar ke-15 ini, kami mengusung tema 'Perempuan Muda Berkemajuan untuk Peradaban Berkelanjutan', yang akan dilaksanakan tanggal 7 sampai 8 Agustus," kata Ariati, Rabu (5/8/2026).

Menurut dia, pembukaan Muktamar akan dilakukan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sedangkan penutupan akan dipimpin Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, Salmah Orbayinah. Selain itu, sejumlah tokoh dari berbagai bidang juga dijadwalkan hadir untuk memperkuat pembahasan dalam forum tersebut.

Ketua Steering Committee Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Nur Arina Hidayati, menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini lahir dari berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, perempuan muda berkemajuan tidak hanya dituntut mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga harus mampu memadukan nilai keislaman, keilmuan, dan kebermanfaatan sosial.

"Di Nasyiatul Aisyiyah, berkemajuan itu tidak semata-mata mengikuti perkembangan zaman, tetapi ada nilai-nilai yang diperjuangkan, yaitu nilai keislaman, keilmuan, dan kebermanfaatan sosial," ujarnya.

Ia mengatakan isu keberlanjutan menjadi salah satu perhatian utama dalam Muktamar kali ini. Perubahan iklim, misalnya, dinilai memiliki dampak besar terhadap kehidupan perempuan, terutama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga dan menciptakan generasi yang kuat.

"Perempuan memiliki posisi yang sangat strategis untuk memberikan kontribusi terhadap sustainability atau keberlanjutan di muka bumi ini," katanya.

Selain membahas isu strategis, Muktamar juga akan menjadi forum pertanggungjawaban organisasi. Berbagai agenda telah disiapkan, mulai dari laporan pimpinan pusat, pandangan dari wilayah, sidang komisi, hingga pemilihan kepemimpinan baru.

Ketua Organizing Committee Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Anisa Nur Fitriana, mengatakan Solo dipilih karena memiliki nilai sejarah bagi organisasi tersebut. Kota itu menjadi lokasi penyelenggaraan Muktamar mandiri pertama Nasyiatul Aisyiyah pada tahun 2000.

"Nah, sekarang kita kembali lagi ke Solo. Jadi, kami ingin memunculkan kembali semangat bahwa perempuan muda berkemajuan mampu menyelenggarakan Muktamar secara mandiri," kata Anisa.

Muktamar ke-15 akan diikuti oleh 35 pimpinan wilayah dan 270 pimpinan daerah dengan total peserta mencapai 875 orang. Sementara itu, panitia menargetkan sekitar 6.750 orang hadir dalam acara pembukaan.

Anisa menuturkan panitia mengusung visi 'sukses dan menggembirakan' dalam penyelenggaraan Muktamar. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai nilai yang dibangun dalam kepanitiaan, mulai dari empati, efektivitas, kesalingan, hingga kepedulian.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah, Monica Subastia, mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, seperti bazaar UMKM, taman asuh anak, hingga program Green Muktamar.

"Nasyiatul Aisyiyah adalah gerakan perempuan muda. Karena itu, yang menjadi pembeda dari Muktamar lainnya adalah kami menyelenggarakan taman asuh anak atau tempat penitipan anak," ujarnya.

Selain itu, panitia juga akan menghadirkan bazaar UMKM yang tersebar di beberapa lokasi dan diikuti lebih dari 100 tenant. Program Green Muktamar turut disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lebih ramah lingkungan melalui pengelolaan sampah dan pengurangan penggunaan plastik.

Monica menegaskan bahwa Jawa Tengah berkomitmen menyelenggarakan Muktamar yang aman, nyaman, serta ramah bagi perempuan dan anak.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |