Pemprov Papua Pegunungan dorong pembangunan 18 gerai KDKMP Jayawijaya.
REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) mendorong percepatan pembangunan 18 gerai Koperasi Desa, Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jayawijaya. Langkah ini merupakan tindak lanjut program pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa atau kampung.
Kepala Diskop UKM Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, di Wamena, Senin, menyampaikan rasa syukurnya karena Kabupaten Jayawijaya telah menetapkan 18 titik lokasi pembangunan gerai KDKMP. Kehadiran gerai ini dinilai krusial untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Kami bersyukur karena Kabupaten Jayawijaya telah meletakkan 18 titik pembangunan gerai KDKMP untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar Alpius.
Ia menjelaskan bahwa KDKMP merupakan program pemerintah yang dirancang khusus untuk memberdayakan ekonomi desa. Tujuan utamanya adalah memastikan putaran ekonomi terjadi di tingkat paling bawah, sehingga masyarakat desa dapat merasakan langsung manfaatnya.
Alpius menekankan bahwa tujuan pembangunan KDKMP sangat relevan dengan kondisi wilayah Papua Pegunungan. Program ini akan sangat membantu para petani dan masyarakat agar hasil bumi mereka dapat langsung dibeli oleh koperasi, tanpa perlu menempuh perjalanan jauh ke pasar.
"Tujuan dibangunnya KDKMP sangat baik di wilayah Papua Pegunungan karena membantu petani, masyarakat supaya hasil buminya bisa langsung dibeli dan tak perlu lagi dibawa ke pasar," tambahnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa sasaran utama dari KDKMP adalah memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. Selain itu, koperasi ini berfungsi untuk memangkas rantai pasok yang panjang serta menjadi pusat pelayanan ekonomi terintegrasi di tingkat desa atau kampung.
Koperasi ini dirancang tidak hanya sebagai unit bisnis, tetapi juga sebagai instrumen untuk memastikan penyaluran barang-barang bersubsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. Dengan demikian, KDKMP diharapkan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan secara masif.
"Koperasi ini dirancang khusus untuk memastikan penyaluran barang bersubsidi tepat sasaran, sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan menuju Indonesia Emas 2045," tegas Alpius.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
2















































