Belanda Pecahkan Rekor Piala Dunia, Koeman Kirim Peringatan untuk Para Rival Oranje di Piala Dunia

20 hours ago 4

Pelatih Belanda Ronald Koeman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Belanda tidak hanya meraih kemenangan besar saat membungkam Swedia 5-1 pada laga Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion NRG, Houston, Ahad (21/6/2026) dini hari WIB. De Oranje juga menorehkan catatan bersejarah yang menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Kemenangan telak tersebut membuat Belanda mencatatkan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah Piala Dunia. Tim asuhan Ronald Koeman kini telah melalui 14 pertandingan Piala Dunia tanpa kekalahan, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Brasil dengan 13 laga beruntun antara 1958 hingga 1966.

Belanda belum pernah menelan kekalahan di Piala Dunia sejak takluk dari Spanyol pada final 2010. Dalam catatan resmi FIFA, hasil adu penalti tidak dihitung sebagai kekalahan, sehingga rangkaian rekor itu terus berlanjut hingga turnamen tahun ini.

Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena diraih hanya beberapa hari setelah Belanda mendapat kritik menyusul hasil imbang 2-2 melawan Jepang pada laga pembuka. Di Houston, De Oranje menjawab keraguan dengan penampilan dominan sejak menit awal.

Brian Brobbey menjadi aktor utama kemenangan Belanda lewat dua gol cepat pada babak pertama. Cody Gakpo kemudian menambah penderitaan Swedia dengan dua gol lainnya, sebelum Crysencio Summerville melengkapi pesta gol Oranje pada penghujung laga. Swedia hanya mampu membalas melalui Anthony Elanga.

Kemenangan itu membawa Belanda ke puncak klasemen Grup F dengan koleksi empat poin dan membuka peluang besar untuk melangkah ke babak 32 besar.

Pelatih Ronald Koeman menilai kemenangan tersebut bukan hanya soal tambahan tiga poin, melainkan juga suntikan kepercayaan diri yang sangat dibutuhkan timnya setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan pertama.

"Mungkin cara kami bermain membangun kepercayaan diri. Tentu saja ada banyak tekanan pada tim, terutama karena hasil imbang di pertandingan pertama, tetapi sekarang kami sedikit lebih tenang," kata Koeman, dikutip dari ESPN.

Menurut mantan pelatih Barcelona itu, performa timnya di Houston juga mengirim sinyal kepada para pesaing bahwa Belanda memiliki kapasitas untuk menjadi ancaman serius sepanjang turnamen.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |