MMS Satukan Inohong Sunda di Jakarta, Perkuat Gagasan untuk Nusantara

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Majelis Musyawarah Sunda (MMS) memperluas ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan dengan menggelar Pasamoan Inohong Sunda di Jakarta. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempertemukan para tokoh Sunda dari berbagai latar belakang sekaligus memperkuat kontribusi masyarakat Sunda dalam pembangunan bangsa.

Kegiatan yang merupakan rangkaian Milangkala Kadua atau ulang tahun kedua MMS itu digelar di Gedung IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jalan Salemba Raya No. 6, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).

Pinisepuh MMS, Burhanuddin Abdullah mengatakan kegiatan di Jakarta merupakan kelanjutan dari berbagai forum yang selama ini banyak digelar MMS di Bandung dan Jawa Barat. Forum tersebut mempertemukan tokoh, akademisi, budayawan, profesional, serta berbagai elemen masyarakat untuk membahas persoalan kebudayaan, sosial, lingkungan, ekonomi, hingga kebangsaan.

“Dalam papagon MMS ditegaskan bahwa MMS merupakan forum atau wadah berkumpulnya urang Sunda dan organisasi kesundaan untuk memusyawarahkan berbagai persoalan yang dinilai penting bagi hirup-huripna Sunda sekaligus kejayaan bangsa,” kata Burhanuddin.

Sejumlah tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain jajaran Pinisepuh Pamangku Sunda, yakni Burhanuddin Abdullah, Ade Supandi, Ganjar Kurnia, Taufiequrachman Ruki, Zainudin atau Bang Oding, Halimah Munawir, Dindin S. Maolani, Nu’man Abdul Hakim, Ikik Lukman Soemadisoeria, Ernawan S. Koesoemaatmadja, Didin S. Damanhuri, Agus Pakpahan, dan Ayi Hambali, Sekda Jabar Herman Suryatman dan Ketua Komisi I DPRD Jabar Rahhmat Hidayat Djati.

Pasamoan juga dihadiri sejumlah tokoh Sunda yang berkiprah di tingkat nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Adang Daradjatun, M. Iriawan, Heri Hermansyah, serta Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman.

Menurut MMS, Jakarta dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu pusat aktivitas para tokoh Sunda yang berkiprah di tingkat nasional. Mereka tersebar di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, akademik, profesional, sosial, budaya, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Sebelumnya, MMS juga menggelar berbagai forum pemikiran di Bandung. Salah satunya berlangsung di Gedung Indonesia Menggugat dengan menghadirkan tokoh pendidikan nasional sekaligus Pinisepuh MMS, Yudi Latif. Diskusi tersebut membahas Pancasila, persatuan, dan keadilan.

Direktur Eksekutif Badan Pekerja MMS, Andri Perkasa Kantaprawira, menegaskan, kegiatan di Jakarta bukan berarti menggeser orientasi MMS dari Tatar Sunda. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan upaya memperluas jejaring silaturahmi dan ruang kontribusi masyarakat Sunda.

“Selama ini banyak kegiatan MMS berlangsung di Bandung dan Jawa Barat. Pada Milangkala Kadua ini kami ingin memperluas silaturahmi dengan mendatangi Jakarta, tempat banyak inohong Sunda berkarya dan memberikan kontribusi pada level nasional,” ujar Andri.

Ia mengatakan, semangat yang dibawa MMS tetap berangkat dari upaya merawat persaudaraan, memperkuat jati diri Sunda, sekaligus memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia.

“Semangatnya tetap sama, yakni ngarawat duduluran, ngukuhkeun jatidiri Sunda, sarta ngawangun darma Sunda pikeun Nusantara,” katanya.

MMS selanjutnya mengagendakan kegiatan Silaturahmi Idul Fitri 2027 di Jakarta yang diperkirakan berlangsung pada Maret tahun depan. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |