SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Duta Besar India untuk RI Shri Sandeep Chakravorty. Sandeep mengunjungi kantor Sekretariat Kabinet di Jakarta pada Selasa, 16 Juni 2026.
Menurut keterangan Sekretariat Kabinet, Duta Besar Sandeep meminta waktu untuk menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan kerjasama Indonesia dan India. "Negara dengan jumlah populasi mencapai lebih dari 1,4 miliar jiwa itu memiliki sekitar lebih dari 150 ribu diaspora yang tinggal di Indonesia," seperti tertulis dalam keterangan itu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sandeep dan Teddy juga membicarakan rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia. Modi dijadwalkan melawan ke Jakarta untuk kunjungan kenegaraan pada pertengahan tahun ini.
"Kunjungan tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia–India yang telah terjalin selama 76 tahun serta membuka peluang kerja sama yang lebih erat di berbagai bidang," seperti disampaikan Sekretariat Kabinet.
Momen pertemuan Teddy dengan Duta Besar India juga dibagikan melalui akun Instagram @catatanseskab. Dalam unggahan tersebut, Teddy tampak menggunakan batik lengan pendek bercorak biru. Sementara Sandeep mengenakan batik lengan panjang warna cokelat. Ia juga disertai seorang stafnya.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya pernah mengunjungi Republi India pada Januari 2025. Prabowo melawat ke New Delhi untuk memenuhi undangan sebagai chief guest atau tamu kehormatan pada perayaan Hari Republik India ke-76.
Dalam kunjungan ketika itu, Prabowo juga melakukan pertemuan bilateral dengan PM Narendra Modi di Hyderabad House, New Delhi. Dalam keterangan persnya usai pertemuan, Presiden Prabowo menekankan pentingnya mempercepat kerja sama ekonomi dengan India.
Presiden juga menginstruksikan jajarannya untuk menyederhanakan birokrasi, mengurangi regulasi yang berlebihan, serta menempatkan kepentingan bilateral di garis terdepan. "Jika perlu, kami akan memprioritaskan hubungan ini demi kepentingan kemitraan strategis jangka panjang yang sangat kami junjung tinggi," ujar Prabowo.
Selain itu, kedua pemimpin sepakat untuk memperkuat kemitraan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, investasi, pariwisata, energi, teknologi digital, akal imitasi (AI), dan infrastruktur. Prabowo turut mengundang sektor swasta India untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.


















































